Tim NHM Peduli menggelar skrining. Foto: Istimewa
PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) melalui program NHM Peduli kembali melakukan skrining kesehatan terhadap anak dan balita yang masih berada dalam kategori stunting di lima kecamatan lingkar tambang Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara.
Lima kecamatan tersebut meliputi Kao Barat, Kao Utara, Kao, Malifut, dan Kao Teluk.
Skrining dilakukan dalam dua tahap, yakni pada 24 April 2026 dan 11–13 Agustus 2026. Kegiatan tersebut akan dilanjutkan ke tahap III sebagai tindak lanjut atas hasil analisis intervensi gizi yang dilakukan Dinas Kesehatan Provinsi Maluku Utara terhadap program NHM Peduli.
Untuk mendapatkan hasil pemeriksaan yang lebih komprehensif, NHM Peduli melibatkan dokter spesialis anak. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengidentifikasi kondisi kesehatan, penyakit bawaan, maupun faktor genetik yang dapat memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak.
Ketua Program Stunting NHM Peduli, Munir Radjabessy, mengatakan skrining dilakukan untuk memastikan setiap anak mendapatkan penanganan sesuai dengan kondisi masing-masing.
“Kegiatan skrining ini bertujuan untuk mendeteksi secara dini risiko stunting pada anak dan balita, sehingga mereka dapat memperoleh intervensi yang tepat dan efektif untuk mencegah maupun menanggulanginya,” ujar Munir.
Dalam skrining tersebut, sebanyak 29 anak dan balita menjalani pemeriksaan. Mereka terdiri atas 20 anak yang sebelumnya telah masuk dalam data intervensi tahap pertama dan kedua, empat anak tambahan yang ditemukan memiliki kelainan, serta lima anak kategori stunting berdasarkan permintaan masyarakat.
Sebelumnya, NHM Peduli telah melakukan intervensi terhadap 95 anak dan balita yang mengalami stunting. Dari hasil evaluasi, sebanyak 74 anak berhasil keluar dari kategori stunting, sedangkan 21 anak masih membutuhkan pendampingan lanjutan.
Dari 21 anak tersebut, empat di antaranya diketahui memiliki penyakit bawaan dan faktor genetik yang turut memengaruhi pertumbuhan serta perkembangan mereka.
Secara keseluruhan, intervensi Program Penanganan Stunting NHM Peduli tahap I dan II mencatat capaian rata-rata 80 persen.
Melalui skrining lanjutan, NHM Peduli menyatakan akan terus memperkuat pendampingan terhadap anak dan balita yang membutuhkan perhatian khusus, sekaligus mendukung keluarga dalam upaya penanganan dan pencegahan stunting secara berkelanjutan.
Puluhan lilin menyala di pelataran Landmark Ternate, Rabu malam (23/9). Cahaya kecil itu menjadi simbol…
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Taliabu, Maluku Utara menargetkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di wilayah tersebut…
Safri Abdul Muin ditunjuk sebagai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Pulau Morotai, Maluku Utara. Putra Ternate…
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Taliabu, Maluku Utara, melaksanakan Fokus Group Discussion (FGD) bertajuk "Penyelarasan Dokumen…
Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Maluku Utara melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Pulau Taliabu, Selasa,…
Pemerintah Kota Ternate terus menggenjot pendataan kepesertaan dalam program perlindungan dan jaminan sosial. Upaya tersebut…