Advetorial

NHM Peduli Hadirkan Dukungan Nyata untuk Penanganan Penyakit Jantung di Maluku Utara

PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) melalui program NHM Peduli terus menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Maluku Utara, khususnya bagi pasien dengan gangguan jantung.

Masih terbatasnya akses terhadap fasilitas kesehatan dan dokter spesialis jantung di wilayah ini menjadi perhatian utama NHM. Sebagai wujud kepedulian, NHM Peduli—di bawah kepemimpinan Presiden Direktur Haji Robert Nitiyudo Wachjo—memberikan dukungan penuh, termasuk pembiayaan pengobatan dan pengiriman pasien ke rumah sakit jantung di Jakarta.

Salah satu penerima manfaat, Supriadi (70 tahun) asal Ternate, kembali mendapat bantuan dari NHM setelah sebelumnya juga dibantu pada tahun 2022. Tahun ini, Supriadi menjalani prosedur kateterisasi dan pemasangan cincin jantung di Jakarta, dan kini kondisinya membaik.

“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada NHM Peduli dan Haji Robert atas perhatian yang terus diberikan. NHM sangat konsisten dalam membantu kami sejak 2022 hingga sekarang,” ungkap perwakilan keluarga Supriadi pada Senin, 13 Oktober 2025.

Menurut dr. Syamsul Bahri yang mendampingi tim NHM Peduli, sejak Juni 2025, program ini telah memberangkatkan sejumlah pasien dari berbagai daerah di Maluku Utara ke Jakarta untuk pengobatan jantung, dengan seluruh biaya ditanggung oleh Haji Robert.

Saat ini, dua pasien lainnya juga tengah dalam pendampingan: Wadarahman (2 tahun) asal Tidore yang didiagnosis penyakit jantung rematik, dan Eka Putri Malagapi (18 tahun) asal Halmahera Selatan yang menunggu jadwal operasi karena gangguan katup jantung.

Langkah NHM Peduli tahun ini dimulai dengan Aurelya Bungarape (8 tahun) asal Halmahera Utara, yang menderita kebocoran jantung sejak kecil. Setelah satu bulan dirawat di Rumah Sakit Jantung Jakarta, ia kini pulih dan kembali beraktivitas seperti anak-anak lainnya. Kisah serupa juga dialami Naura (7 tahun) asal Kao, yang juga telah menjalani pengobatan dan pulang dengan kondisi membaik.

“Kabar kesembuhan Aurelya dan Naura memotivasi pasien lain untuk menghubungi NHM Peduli. Saat ini, ada dua pasien lagi yang sedang dalam proses asesmen di Tobelo, dan jika dinyatakan siap, mereka juga akan diberangkatkan ke Jakarta,” tambah dr. Syamsul.

Melalui aksi nyata ini, NHM dan Haji Robert kembali menegaskan komitmennya untuk memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat Maluku Utara—tak hanya melalui pertambangan yang bertanggung jawab, tetapi juga lewat kepedulian sosial yang berdampak langsung bagi kesehatan dan kehidupan masyarakat.

redaksi

Recent Posts

Tabrakan Kawasaki dan Truk Howo Milik PT ANI, Pengendara Motor Meninggal Dunia

Kecelakaan lalu lintas melibatkan sepeda motor Kawasaki dan kendaraan berat jenis Sinotruk Howo terjadi di…

11 jam ago

Jaga Standar Pengelolaan Lingkungan, NHM Laksanakan Pra-Audit

PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) terus memperkuat penerapan pengelolaan lingkungan sesuai ketentuan dan regulasi yang…

15 jam ago

Balai Bahasa: Kehadiran Tambang Jadi Faktor Pergeseran Bahasa Sawai

Deru industri nikel di Halmahera Tengah, Maluku Utara, membawa perubahan hingga ke ruang bahasa. Bahasa…

2 hari ago

Penyebab Bahasa Sawai di Halmahera Tengah Makin Tergerus

Bahasa Sawai semakin kehilangan ruang penggunaannya di Halmahera Tengah, Maluku Utara. Bahasa Indonesia dan bahasa…

2 hari ago

Pilkades di Pulau Taliabu Awal Desember, Pemkab Siapkan Rp2,5 Miliar

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Taliabu, Maluku Utara menargetkan jadwal pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak…

3 hari ago

BPN akan Lakukan Pengukuran Lahan Bandara Bobong

Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kepulauan Sula, Maluku Utara dikabarkan mengunjungi Kabupaten Pulau Taliabu guna mempercepat…

3 hari ago