News

Panen Perdana Petani Jagung Ternate Jadi Upaya Kendalikan Inflasi

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Rizal Marsaoly, menghadiri panen perdana jagung manis di Kelurahan Sangaji Utara kompleks Facei, Ternate Utara, Sabtu, 21 Februari 2026.

Kehadiran Rizal di lokasi disambut puluhan petani yang didominasi oleh kelompok ibu-ibu. Raut bahagia terpancar dari wajah mereka saat menunjukkan hasil jerih payah di atas lahan seluas 0,4 hektar tersebut.

Rizal yang didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Kepala Bapelitbangda Kota Ternate, memberikan apresiasi tinggi kepada Kelompok Tani Amanah Facei. Menurutnya, keberhasilan panen ini adalah bukti nyata bahwa Ternate mampu memproduksi komoditas unggulan secara mandiri.

“Hari ini kita panen sekitar 7.000 pohon jagung manis dengan kualitas unggul. Ini luar biasa karena biasanya kita harus mendatangkan jagung manis dari Halmahera, tapi sekarang petani kita di Facei sudah bisa memproduksinya sendiri,” ujar Rizal usai melakukan petikan perdana.

Mantan Kepala Bappelitbangda ini menjelaskan bahwa penguatan sektor pertanian lokal merupakan strategi krusial dalam mengendalikan angka inflasi di Kota Ternate. Sebagai Ketua Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), Rizal berharap bisa mengurangi ketergantungan pasokan komoditas dari luar daerah.

“Ada beberapa komoditas yang masih kita andalkan dari luar. Dengan keberhasilan petani di Facei ini, saya berharap lokasi perkebunan lain juga bisa melakukan pembinaan serupa untuk komoditas unggulan,” tambahnya.

Panen perdana ini juga menjadi ajang uji coba keberhasilan penggunaan kombinasi pupuk biokonversi dan pupuk kimia yang terbukti mampu menghasilkan bulir jagung berkualitas tinggi.

Ke depan, Pemerintah Kota Ternate melalui Dinas Pertanian berkomitmen untuk terus mengawal aktivitas petani lokal, baik melalui pemberian bantuan bibit maupun pembinaan berkelanjutan. Tak hanya jagung, komoditas lain seperti tomat juga menjadi target pengembangan selanjutnya.

“Harapan kita, kebutuhan warga kota bisa terpenuhi dari hasil keringat petani kita sendiri. Kita akan terus dampingi mereka agar aktivitas pertanian ini terus berkelanjutan,” pungkas Rizal.

redaksi

Recent Posts

Jadwal Imsakiyah & Buka Puasa Wilayah Maluku Utara, Minggu 22 Februari 2026

Selamat menjalankan ibadah puasa. Hari ini, Sabtu, 21 Februari 2026 adalah hari kedua ibadah pada…

4 jam ago

TPID Maluku Utara Sediakan Pasar Murah di Bulan Ramadan

Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Maluku Utara menggelar Gerakan Pasar Murah (GPM) sebagai upaya…

4 jam ago

IWIP Perkuat Infrastruktur Desa Gemaf Lewat Pembangunan Talud dan Jalan

PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) terus menegaskan komitmennya mendukung pembangunan infrastruktur dasar yang…

7 jam ago

Sosok Mayat Perempuan Ditemukan Mengapung di Pesisir Tanjung Labara, Pulau Obi

Seorang perempuan berinisial WRL (70), warga Pulau Obi, Halmahera Selatan, Maluku Utara, ditemukan meninggal dunia…

8 jam ago

Listrik Sering Padam, PLN Morotai Dinilai Tak Komitmen

Sejumlah warga di Pulau Morotai, Maluku Utara mengeluhkan kondisi listrik yang sering padam saat bulan…

8 jam ago

Kisah Hadi Salawati, Sang Penjahit Harapan di Trotoar

Tangan Hadi Salawati, 53 tahun, tampak cekatan menjahit bagian sol sepatu di pangkuannya. Sejak delapan…

8 jam ago