News

PDM Ternate: Akun yang Sebarkan Video Siswi SMP Harus Minta Maaf ke Publik

Pemilik akun TikTok yang mengunggah video seorang siswi SMP di Ternate yang diduga menangis lantaran ijazahnya belum diambil didesak meminta maaf ke publik.

Desakan itu disampaikan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Ternate, Maluku Utara. PDM menilai bahwa pemilik akun tersebut telah menyebarkan tayangan hoaks.

Sebelumnya, pemilik akun atas nama @Nur196_6 ini mengunggah video suasana haru seorang siswi bernama Suci Angriani Samad yang tampak menangis.

Dalam video, @Nur196_6 menuliskan bahwa Suci tampak bersedih lantaran belum membayar tunggakan uang ijazahnya di sekolah SMP N Muhammadiyah 1 Kota Ternate.

Setelah diterima di SMA Negeri 10 Kota Ternate, belum lengkap berkas Suci untuk masuk SMA, ijazah SMP belum diambil ternyata ada tunggakan 450 ribu,” tulis @Nur196_6 sebagai keterangan video. Postingan itu lantas viral, pada Senin, 17 Juli 2023.

Ketua PDM Kota Ternate, Abdurrahmman Usman kepada cermat mengatakan, secara kelembagaan pihaknya merasa dirugikan atas tindakan yang dilakukan pemilik akun tersebut.

Abdurrahmman menjelaskan, video yang belakangan diketahui diunggah oleh oknum guru SMAN 1 Kota Ternate ini adalah tayangan hoax dan tidak benar.

“Kami meminta agar yang bersangkutan membuat video klarifikasi di media sosial bahwa video tersebuat adalah hoax, tidak benar dan itu fitnah,” tegas Abdurrahman, Selasa, 18 Juli 2023.

Ia bilang, ketika didatangi, oknum guru tersebut hanya bersedia menghapus video di akun TikTok miliknya dan menolak membuat video klarifikasi.

Menurutnya, PDM Kota Ternate akan segera menempuh jalur hukum untuk menuntaskan masalah tersebut.

“Jika yang bersangkutan tidak mengindahkan permintaan kami ini maka kami akan tempuh jalur hukum dengan dua sanggahan, yakni transaksi elektronik dan pencemaran nama baik,” tegasnya.

“Kebetulan sekretaris kami adalah pengacara jadi dalam waktu dekat kami akan siapkan berkas yang dibutuhkan,” lanjutnya.

Abdurrahman mengatakan, sebelumnya, PDM Kota Ternate sudah mendatangi pemilik akun yang dimaksud. PDM juga memberikan dua permintaan yakni menghapus video dan membuat video klarifikasi ke publik.

“Namun, dalam pertemuan, oknum guru itu hanya mengiyakan permintaan pertama yakni menghapus video, dan tidak mau untuk membuat video klarifikasi,” pungkasnya.

____

Penulis: Muhammad Ilham Yahya

Editor: Rian Hidayat Husni

redaksi

Recent Posts

Berpulang di Usia 68 Tahun, Ini Jejak yang Ditinggalkan Al Yasin Ali

Kabar duka datang dari Maluku Utara. Mantan Wakil Gubernur Maluku Utara, M Al Yasin Ali,…

1 hari ago

Gempa M 7,7 Guncang NTT, Berpotensi Tsunami

Gempa bumi kuat mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu, 15 Agustus 2026.…

1 hari ago

Demokrat Taliabu Gelar Gerakan Langit Biru Indonesia Asri Sambut HUT ke-25

Partai Demokrat Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, menggelar aksi lingkungan bertajuk Gerakan Langit Biru Indonesia…

2 hari ago

Haknya Dipenuhi, 10 Pekerja Akhiri Perselisihan dengan PT Position

Perselisihan hubungan industrial antara 10 pekerja dan PT Position di Maluku Utara resmi diselesaikan secara…

2 hari ago

BI Catat Transaksi Nontunai di Malut Terus Meluas

Penggunaan pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Maluku Utara terus berkembang.…

3 hari ago

Seorang Pemuda Halmahera Utara Hilang di Hutan Desa Sukamaju

Seorang pemuda asal Desa Sukamaju, Kecamatan Tobelo Barat, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, dilaporkan hilang…

3 hari ago