News

Pemda Haltim Akan Panggil Manajemen PT Feni, Buntut Dugaan Pencemaran Lingkungan

Dugaan pencemaran lingkungan di Kali Kukuba yang bermuara ke perairan Teluk Buli mendapat perhatian serius Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur. Sekretaris Daerah (Sekda) Haltim, Ricky Chairul Richfat, memastikan langkah cepat telah diambil untuk menindaklanjuti laporan adanya endapan sedimen di wilayah tersebut.

Sekda Ricky menyampaikan, pihaknya telah menginstruksikan Kepala Dinas Lingkungan Hidup untuk segera menurunkan tim guna melakukan peninjauan langsung di lapangan.

“Kami sudah minta Kadis Lingkungan Hidup turunkan tim untuk mengecek kondisi di Kali Kukuba dan perairan Teluk Buli, termasuk memastikan kebenaran adanya endapan sedimen yang dilaporkan,” ujar Ricky, Senin, 4 Mei 2026.

Baca juga: https://www.cermat.co.id/aktivitas-pertambangan-pt-feni-diduga-cemari-kali-kukuba-di-halmahera-timur/

Ricky juga menegaskan bahwa pada Senin mendatang, pemerintah daerah akan memanggil sejumlah perusahaan yang beroperasi di sekitar wilayah tersebut, yakni PT Feni, NKA, SDA, serta PT Antam Buli. Pemanggilan ini bertujuan untuk melakukan verifikasi terhadap hasil temuan di lapangan.

“Senin kami akan panggil pihak PT Feni, NKA, SDA, dan PT Antam Buli untuk mengklarifikasi dan memverifikasi hasil temuan tim terkait sedimentasi di perairan Teluk Buli,” tegasnya.

Ricky juga mengingatkan bahwa pemerintah daerah tidak akan tinggal diam apabila ditemukan adanya unsur kelalaian atau pembiaran dari pihak perusahaan terhadap dampak lingkungan yang terjadi.

“Kalau sampai didapati fakta adanya langkah pembiaran dari pihak perusahaan, baik PT Feni, SDA, maupun PT Antam Buli, maka Pemda Haltim akan segera mengambil langkah tegas, termasuk melaporkan ke Kementerian Lingkungan Hidup dan juga ke direksi PT Antam pusat,” pungkasnya.

redaksi

Recent Posts

Dituding Suap Anggota DPRD Ternate, Pemilik Villa Lago Montana Lapor Polisi

Pemilik Villa Lago Montana, Agusti Talib, resmi melaporkan dugaan pencemaran nama baik dan fitnah ke…

39 menit ago

Seorang Anak di Galela Jadi Korban Penganiayaan, Orang Tua Lapor Polisi

Seorang anak di Kecamatan Galela, Kabupaten Halmahera Utara, diduga menjadi korban penganiayaan hingga mengalami sesak…

54 menit ago

Jurnalis Masih Rentan Kekerasan dan Upah Tak Layak

Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 yang bertepatan dengan Hari Pers Sedunia dimanfaatkan jurnalis,…

4 jam ago

Bantah Jual Mobil Dinas, Kades di Morotai Minta Kasus Diusut

Kepala Desa Bere-Bere Kecil, Kecamatan Morotai Jaya, Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, Remon Mozes, meminta…

5 jam ago

Aktivitas Pertambangan PT Feni Diduga Cemari Kali Kukuba di Halmahera Timur

PT Feni, perusahaan tambang nikel yang beroperasi di Kabupaten Halmahera Timur, diduga mencemari Kali Kukuba…

7 jam ago

Polisi di Halmahera Tengah Bantah Tudingan Penipuan Bermodus Janji Nikah

Briptu AFM alias Andi, anggota polisi yang bertugas di Bensat Polres Halmahera Tengah, membantah tudingan…

13 jam ago