Direktur Polairud Polda Maluku Utara, Kombes Pol Azhari Juanda. Foto: Samsul L
Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Maluku Utara hari ini mulai melakukan penyelidikan insiden ledakan Rigid Inflatable Boad (RIB) 04 milik Basarnas Ternate.
Insiden meledaknya RIB 04, mengakibatkan 4 orang tewas, 5 orang luka-luka, dan 2 orang selamat. Saat ini 2 korban masih dirawat di rumah sakit.
Direktur Polairud Polda Maluku Utara, Kombes Pol Azhari Juanda mengatakan, dalam penyelidikan yang dilakukan ini, sejumlah pihak akan diundang untuk dimintai keterangan.
“Kita akan ambil keterangan, terutama korban selamat. Tapi permintaan keterangan ini masih hanya sebatas klarifikasi dulu karena masih penyelidikan, bukan penyidikan,” jelas Azhari ketika ditemui di ruang kerjanya, Rabu, 19 Febuari 2025.
Azhari menambahkan, selain mengambil keterangan klarifikasi kepada sejumlah pihak atas insiden tersebut, tim penyidik juga akan melakukan pengecekan bangkai RIB yang saat ini sudah di kantor Basarnas.
“Yang pasti itu juga akan dilihat lagi. Penyelidikan ini baru kita mulai karena korban yang akan dimintai keterangan ada yang sudah sembuh, dan ada yang masih dirawat, termasuk anggota kita yang masuk dalam operasi SAR ,” pungkasnya.
Di lantai dua sebuah gedung di Kawasan Pantai Falajawa, kedai yang baru saja dibuka itu…
Kecelakaan lalu lintas melibatkan sepeda motor Kawasaki dan kendaraan berat jenis Sinotruk Howo terjadi di…
PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) terus memperkuat penerapan pengelolaan lingkungan sesuai ketentuan dan regulasi yang…
Deru industri nikel di Halmahera Tengah, Maluku Utara, membawa perubahan hingga ke ruang bahasa. Bahasa…
Bahasa Sawai semakin kehilangan ruang penggunaannya di Halmahera Tengah, Maluku Utara. Bahasa Indonesia dan bahasa…
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Taliabu, Maluku Utara menargetkan jadwal pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak…