News

Polisi Amankan Ribuan Kantong Miras dari Halut yang Hendak Dijual di Lelilef, Halteng

Anggota Polres Halmahera Tengah, Maluku Utara mengamankan ribuan minuman keras (miras) jenis cap tikus, yang diangkut menggunakan kendaraan roda empat.

Ribuan kantong minuman keras ini diamankan tim Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) di bawah pimpinan Ipda Syafruddin M. Sija.

Penyelundupan minuman keras ini dilakukan pada Jumat, 6 Oktober 2023 pukul 01.00 WIT dini hari, dan diamankan saat melalui Pos Moriola pintu masuk Kota Weda.

Saat melewati pos, anggota langsung melakukan pemeriksaan kendaraan dalam rangka cipta kondisi wilayah halmahera tengah.

Pemeriksaan pertama pada mobol Toyota Calya, dengan nopol DG 1779 UN. Ditemukan cap tikus sebayak 400 kantong yang dikemas dalam 8 karung beras.

Yang kedua, mobil penumpang tipe Toyota Avansa dengan nopol DG 1868 NB. Saat dilakukan pemeriksaan, ditemukan 600 kantong yang dikemas dalam 12 karung beras.

Dari 2 mobil yang dilakukan pengeledahan, terdapat 5 orang. 2 orang di antaranya adalah sopir, inisial RP, warga Galela Barat, dan RL, warga Kao Barat Halmahera Utara.

Sementara itu, 3 orang pemilik ribuan kantong miras ini merupakan warga Halmahera Utara, mereka di antaranya AW, FR, dan RW, ketiganya warga Kao Utara.

Kapolres Halmahera Tengah, AKBP Faidil Zikri kepada cermat mengatakan, minuman keras ini dipasok dari 2 desa di Halmahera Utara.

“Dari Desa Bori dan Desa Daru, Halmahera Utara, dan rencananya akan diperjual belikan di Desa Lelilef,” jelas Faidil.

Faidil menambahkan, dari 2 mobil yang membawa minuman keras yang digagalkan anggotanya itu, totalnya terdapat 1000 kantong.

“1000 kantong ini telah diamankan di Mako Polres Halmahera Tengah,” katanya.

Perwira berpangkat dua bunga melati ini bilang, para pemilik miras langsung dimintai keterangan untuk diproses lebih lanjut.

“Anggota telah mengambil keterangan pelaku pembawa miras dan menyerahkan ke Penyidik Tipiring untuk diproses,” tandasnya.

——–

Penulis: Samsul Laijou

Editor: Ghalim Umabaihi

redaksi

Recent Posts

Polres Halut Tetapkan Afrida Ngato Sebagai DPO, ini Kata Komnas HAM

Saurlin P Siagian, Komisioner Pemantauan dan Penyelidikan di Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM)…

12 jam ago

Produsen di Ternate Sebut Kelangkaan Solar Bikin Harga Tahu dan Tempe Melonjak

Menjelang Hari Raya Iduladha, warga Kota Ternate harus bersiap menghadapi kenaikan harga sejumlah bahan pangan…

14 jam ago

Kejari Ternate Musnahkan 2,32 Kilogram Ganja dan 140,3556 Gram Sabu

Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate, Maluku Utara, kembali memusnahkan barang bukti dari sejumlah perkara tindak pidana…

14 jam ago

Seleksi Duta Bahasa Malut 2026 Digelar, Pemenang Siap Wakili Daerah ke Nasional

Balai Bahasa Provinsi Maluku Utara resmi menggelar tahapan seleksi Pemilihan Duta Bahasa tahun 2026. Para…

14 jam ago

Polres Halut Tetapkan Satu Tersangka dalam Kasus Kematian Tiga Pendaki Gunung Dukono

Polres Halmahera Utara, Maluku Utara, menetapkan seorang pemandu pendakian sebagai tersangka dalam kasus meninggalnya tiga…

17 jam ago

Bukan Filmnya, Tetapi “Kita”

Oleh: Farhan F. Tan ADA sesuatu yang selalu ditakuti kekuasaan: warga mulai menemukan keresahannya yang…

17 jam ago