Kasat Reskrim Polres Ternate, Iptu Bondan. Foto: Istimewa
Penyelidikan terhadap kasus dugaan korupsi proyek pekerjaan pembangunan kantor Dinas Sosial Kota Ternate yang diduga bermasalah terus bergulir.
Tim penyidik Satreskrim Polres Ternate rupanya telah melakukan koordinasi dengan Perkumpulan Tenaga Ahli Konsultan Indonesia (Pertahkindo) di Makassar untuk melakukan pemeriksaan volume pekerjaan kantor Dinas Sosial.
“Untuk sementara kita telah menyurat ke Partahkindo. Tujuannya untuk meminta mereka mengukur volume riilnya. Kalau memang ada kurang. Kurangnya berapa. Artinya kita butuh keterangan ahli di kasus ini,” jelas Kasat Reskrim Polres Ternate, Iptu Bondan, Rabu, 22 Mei 2024.
Hal itu dilakukan karena menurut Bondan, pihaknya belum atau tindak memiliki sertifikasi atau tenaga ahli untuk mengukur suatu bangunan.
“Jadi, kita menyurat ke Partakindo, sejak kalau ndak salah minggu lalu. Tinggal tunggu balasan mereka, kapan bisa turun ke sini untuk mulai pengukuran, sebab mereka di Makkasar,” akuinya.
Bondan bilang, terkait proses penyelidikan kasus tersebut, sejumlah pihak telah dipanggil untuk dimintai keterangan. Mereka di antaranya PPK, PPTK, Bendahara, kemudian Direksi Lapangan dan Kepada Dinas.
“Jadi kurang lebih jumlah saksi yang telah kita periksa ada 5 orang,” pungkasnya.
Sekadar diketahui, kantor Dinas Sosial Kota Ternate ini dikerjakan sejak tahun 2022-2023 dengan anggaran senilai Rp 6 miliar.
Rincian pembangunan awal bersumber dari APBD 2022 dengan anggaran senilai Rp 1,9 miliar. Sementara, pembangunan tahap dua melalui APBD 2023 dengan nilai Rp 4,1 miliar.
—-
Penulis: Samsul Laijou
Editor: Ghalim Umabaihi
Pemerintah Kota Ternate terus mematangkan persiapan menjelang rangkaian kegiatan Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI). Salah…
Cek Kesehatan Gratis (CKG) di Pulau Taliabu berada pada angka 50,15 persen dari target capaian…
Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur resmi menerima hibah satu unit mobil pemadam kebakaran berteknologi modern dari…
Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Pulau Taliabu, Maluku Utara mengusulkan anggaran rehabilitas infrastruktur…
Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara membentuk tim khusus untuk mendata sekaligus menertibkan aktivitas pertambangan emas…
Aktivitas mobil trailer pengangkut kontainer milik PT Natural Indococonut Organik (NICO) di Kabupaten Halmahera Utara…