News

Polisi Serahkan Tersangka Pembunuhan Pegawai BPS Haltim ke Jaksa

Polsek Maba Selatan resmi melakukan tahap II atau penyerahan tersangka dan barang bukti kasus dugaan tindak pidana pembunuhan terhadap seorang pegawai Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Halmahera Timur kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Halmahera Timur.

Penyerahan tersangka bernama Aditya Hanafi alias Hanafi ini dilakukan pada Rabu, 22 Oktober 2025, bertempat di Kantor Kejari Halmahera Timur.

Kapolres Halmahera Timur, AKBP Bobby Kusuma Ardiansyah, menjelaskan, penyerahan tersebut dilakukan setelah berkas perkara dinyatakan lengkap (P-21) oleh pihak kejaksaan.

“Berdasarkan Surat Kepala Kejaksaan Negeri Halmahera Timur Nomor: B-939/Q.2.18/Eku.1/10/2025 tertanggal 17 Oktober 2025, penyidikan dinyatakan lengkap dan siap dilimpahkan ke tahap penuntutan,” ujar Bobby.

Ia menambahkan, tahap II ini juga merujuk pada Surat Kapolsek Maba Selatan Nomor: T/46/X/2025, tertanggal 21 Oktober 2025, perihal penyerahan tersangka dan barang bukti atas nama Hanafi kepada Kejari Haltim.

Kapolres juga menyampaikan apresiasi atas dukungan dan partisipasi masyarakat dalam proses pengungkapan kasus tersebut.

“Kerja sama dari masyarakat sangat membantu. Informasi sekecil apapun bisa menjadi petunjuk penting dalam proses penyelidikan,” tambahnya.

Ia menegaskan komitmen Polres Haltim untuk menuntaskan kasus ini secara profesional demi memberikan rasa keadilan bagi korban dan rasa aman bagi masyarakat.

Diketahui, peristiwa pembunuhan ini terjadi pada Sabtu, 19 Juli 2025, sekitar pukul 05.22 WIT di dalam kamar rumah dinas korban yang terletak di Desa Soagimalaha, Kecamatan Kota Maba, Kabupaten Halmahera Timur. Korban diketahui bernama Karya Listyanti Pertiwi, seorang pegawai BPS.

Kasus ini kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian melalui Laporan Polisi Nomor: LP/B/04/VIII/2025, tertanggal 5 Agustus 2025. Selanjutnya, penyidikan dimulai berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Nomor: SP.Sidik/04.a/VIII/2025, tertanggal 6 Agustus 2025.

Tersangka Hanafi dijerat dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, atau Pasal 339 dan Pasal 338, subsider Pasal 351 ayat (3) KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan kematian.

redaksi

Recent Posts

Buntut Piton Raksasa Teror Warga, Pemkab Taliabu Akan Gandeng BRIN Susun Sistem Mitigasi

Fenomena kemunculan ular piton raksasa di kawasan permukiman hingga menyerang warga saat berangkat ke kebun…

8 jam ago

Polisi Ungkap Motif Dugaan Pelecehan Tarian Adat Cakalele

Tim penyidik Subdit V Siber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku Utara mengungkap…

11 jam ago

Pulihkan Kerugian Negara, Tiga Terdakwa Korupsi BTT COVID-19 di Sula Dituntut Ringan

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Kepulauan Sula menuntut tiga terdakwa kasus dugaan korupsi anggaran…

12 jam ago

Euforia Fans Brasil di Ternate: Konvoi hingga Bentangkan Bendera Terpanjang

Euforia kemenangan Timnas Brasil di ajang Piala Dunia 2026 menggema hingga ke Kota Ternate, Maluku…

18 jam ago

Diduga Lecehkan Tarian Adat Cakalele, Tiga Influencer Diperiksa Polda Maluku Utara

Tim penyidik Subdirektorat V Cyber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku Utara memeriksa…

1 hari ago

Bupati Haltim Usulkan Pabrik Pengolahan Kelapa ke Kementan, Dorong Hilirisasi dan Kesejahteraan Petani

Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur terus mendorong pengembangan sektor perkebunan melalui program hilirisasi. Upaya itu diwujudkan…

2 hari ago