Categories: News

Proyek Pemeliharaan Jalan Bobong-Dufo di Taliabu Dihentikan Gegara Tak Capai Progres

Proyek pemeliharaan ruas jalan Bobong-Dufo di Pulau Taliabu, Maluku Utara yang dikerjakan CV Srikandi akhirnya dihentikan lantaran dinilai tidak mencapai progres pekerjaan.

Penghentian kontrak kerja itu dilakukan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Pulau Taliabu berdasarkan hasil monitoring dan pengawasan di lapangan.

Kepala Dinas PUPR Pulau Taliabu, Endro Sudarmono mengatakan, pihaknya telah menemukan beberapa hal menjadi acuan bagi penyedia jasa konstruksi untuk dihentikan kontrak kerjanya.

Menurut ia, berdasarkan monitoring serta perhitungan progres pekerjaan pada 7 Desember 2025, rencana progres adalah 13,51 persen, sementara progres riil di lapangan baru menyentuh 1,44 persen.

“Artinya, pekerjaan tersebut mengalami deviasi -12,07 persen,” kata Endro kepada cermat, Jumat, 19 Desember 2025.

Terlebih Endro menyebut, untuk progres kemajuan pekerjaannya memang dinilai sangat lambat bahkan jauh dari target yang diharapkan.

Pihaknya juga menemukan deviasi pekerjaan -43,09 persen saat pengawasan terbaru pada 14 Desember 2025.

“Dari deviasi yang kami temukan, artinya, rencana yang telah ditargetkan adalah 44,03 persen. Namun, progres riil di lapangan yang terpasang hanyalah 1,44 persen,” ucapnya.

Ia bilang, setiap pekerjaan harus merujuk pada spesifikasi umum bina marga tahun 2018 revisi 2 atau aturan terbarunya. “Jadi, bilamana kontraktor tidak melaksanakan proses atau tahapan pekerjaan sesuai standar yang ada, maka konsultan supervise dan direksi teknik akan menindak dengan tegas sesuai dengan aturan berlaku,” tutupnya.

Diketahui, Surat Perjanjian Kerja/kontrak No. 602.2/20.KONS/KONTRAK/PA-PPK/CK/DPU-PR/PT/2025, Tanggal 21 November 2025 (Akhir SPMK 31 DES. 2025) Pekerjaan Pemeliharaan Jalan Bobong – Dufo dengan nilai anggaran pekerjaan sebesar Rp. 2,9 miliar.

redaksi

Recent Posts

Tiga Jasad Korban Ditemukan, Operasi Sar Gunung Dukono Ditutup

Tim SAR gabungan akhirnya berhasil mengevakuasi dua jenazah warga negara (WN) Singapura korban erupsi Gunung…

33 detik ago

Aksi Heroik Dua Warga Penemu Jasad Korban Erupsi Dukono Diapresiasi Wabup Halut

Wakil Bupati Halmahera Utara, Kasman Hi. Ahmad, menyampaikan apresiasi kepada dua warga Desa Mamuya, Rustamani…

29 menit ago

Dua WNA Singapura Korban Erupsi Dukono Ditemukan, Evakuasi Masih Berlangsung

Tim SAR gabungan berhasil menemukan dua korban meninggal dunia dalam operasi pencarian hari ketiga pasca…

3 jam ago

Sosiologi di Era Digital: Menjaga Jati Diri dan Kedamaian Maluku Utara

Oleh: Sonia Kemhay   ERA digital hadir hingga ke wilayah kepulauan, termasuk Maluku Utara—daerah yang…

4 jam ago

Pemkot Ternate Siapkan Pemindahan Makam Burhan Abdurrahman

Pemerintah Kota Ternate memastikan kesiapan terhadap pemindahan makam Eks Wali Kota Ternate dua periode, Burhan…

11 jam ago

Drone Polisi Deteksi Keberadaan Korban Meninggal Erupsi Dukono

Satu korban meninggal dunia akibat erupsi Gunung Dukono berhasil ditemukan berkat bantuan drone thermal milik…

1 hari ago