News

PUPR Beri Penjelasan soal Polemik Jalan Tani Morotai

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pulau Morotai, Maluku Utara menegaskan bahwa progres pembangunan jalan tani telah mencapai 13,215 kilometer, bukan 9 kilometer sebagaimana isu yang beredar di masyarakat.

Kepala Dinas PUPR Morotai, Fahmi Usman, mengatakan informasi yang menyebut realisasi jalan tani hanya 9 kilometer adalah tidak benar dan berpotensi menyesatkan publik.

“Karena saat ini jalan tani sudah mencapai 13,215 kilometer dan sianya 1,785 akan segera kami tuntaskan. Masyarakat tidak perlu terprovokasi dengan pihak-pihak yang menggiring isu hoaks bahwa jalan tani hanya direalisasikan 9 kilometer,” ucap Fahmi, Senin, 5 Januari 2026.

Ia menjelaskan, sisa pekerjaan 1,785 kilometer akan dilanjutkan setelah kondisi cuaca memungkinkan. Saat ini, kata Fahmi, intensitas curah hujan yang tinggi menjadi kendala utama pengerahan alat berat ke lokasi pekerjaan.

“Tinggal menunggu cuaca membaik agar alat bisa dikerahkan, karena dengan kondisi hujan saat ini belum memungkinkan,” ujarnya.

Ia bilang, sisa jalan tani yang belum dikerjakan berada di Desa Sambiki sepanjang 892 meter dan Desa Morodadi 892 meter. Pekerjaan di dua desa tersebut akan dilanjutkan setelah penyelesaian ruas jalan tani di lokasi lain.

Selain cuaca, menurutnya, kondisi medan juga mempengaruhi kecepatan pekerjaan. Beberapa lokasi memiliki kontur tanah yang berat dan berlumpur.

“Faktor cuaca dan kerusakan alat berat menjadi kendala utama. Dibeberapa titik, seperti di Desa Mira, Kecamatan Morotai Timur, kami harus memotong gunung karena kontur terlalu tinggi. Dan ada juga jalan berlumpur yang membutuhkan material lebih tebal, bahkan melebihi target perencanaan awal,” jelasnya.

Adapun capaian pekerjaan jalan tani yang telah direalisasikan tersebar di tiga kecamatan. Yakni di Kecamatan Morotai Selatan, pembanginan dilakukan di SP1 sepanjang 3,5 kilometer, Desa Morodadi sepanjang 892 meter, Desa Gotalamo atau Kong-Kong 1,5 kilometer, serta Desa Cao Muhajirin sepanjang 4 kilometer.

Sementara di Kecamatan Morotai Timur, pekerjaan jalan tani di Desa Rahmat 3,5 kilometer, Sangowo Timur 5,75 meter, dan Desa Sambiki 892 meter. Sedangkan di Kecamatan Morotai Selatan Berat, pembangunan dilakukan di Desa Waringin sepanjang 140 meter.

redaksi

Recent Posts

Anjas Taher Ambil Formulir, Bursa Ketua Golkar Maluku Utara Kian Kompetitif

Dinamika politik internal Partai Golkar Maluku Utara mulai menghangat. Salah satu kandidat kuat Ketua DPD…

20 jam ago

9 Bulan Tidak Nafkahi Istri, Sekda Morotai Dilaporkan atas Dugaan Pelanggaran Disiplin ASN

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pulau Morotai, Muhammad Umar Ali, dilaporkan oleh istrinya berinisial L ke…

23 jam ago

Dorong Desa Mandiri, NHM Dukung Budidaya Ikan Nila Modern di Kao Barat

Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui pemanfaatan potensi lokal di berbagai daerah. Di…

1 hari ago

Menghapus Stigma: Daruba Bangkit Lewat Generasi Muda

Oleh: Aswan Kharie, Jurnalis cermat Saya lahir dan besar di Desa Daruba, Pulau Morotai, Maluku…

1 hari ago

Pentingnya Mempercepat Pembangunan KEK Pulau Morotai

Anggota DPRD Pulau Morotai, Maluku Utara, Moh Akbar Mangoda, menilai Kawasan Ekonomi Khusus atau KEK…

1 hari ago

Polisi di Halut Rogoh Uang Pribadi Rp 55 Juta Bantu Warga Atasi Krisis Air Bersih

Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Desa Ruko, Kecamatan Tobelo, Halmahera Utara, Bripka Jemstison…

2 hari ago