News

Sayuri Bersaudara Resmi Bergabung dengan Malut United

Malut United FC membuktikan keseriusan dalam mempersiapkan tim menatap musim perdana di divisi teratas sepak bola Tanah Air. Manajemen Laskar Kie Raha memperlihatkannya lewat perekrutan sejumlah pemain baru lokal dan asing menjelang bergulirnya Liga 1 2024-2025.

Setelah memperkenalkan 10 rekrutan anyar sejak awal Juni 2024, Malut United kini mengumumkan tambahan dua pemain baru dengan label tim nasional Indonesia, yakni Yakob Sayuri dan Yance Sayuri.

Manajemen Malut United bersama Yakob dan Yance sepakat menjalin kerja sama dengan kontrak berdurasi dua tahun. Proses penandatanganan kontrak yang telah dilakukan menjadi bukti ikatan komitmen antara Malut United dan duo kembar kelahiran 22 September 1997 tersebut.

Kini, Yakob dan Yance akan memulai lembaran baru bersama Laskar Kie Raha. Mereka menjadi bagian dalam misi yang telah ditetapkan Malut United sejak awal klub ini berdiri, yakni memberikan kebahagiaan kepada seluruh pendukung terutama masyarakat Maluku Utara dan Maluku.

“Selamat datang di Malut United,” ujar Willem D. Nanlohy, COO Malut United. “Kami yakin Yakob dan Yance Sayuri akan memberikan kontribusi maksimal bersama seluruh pasukan Laskar Kie Raha untuk berjuang di Liga 1,” tambahnya.

Yakob merasa bangga setelah resmi menjadi bagian dari keluarga besar Malut United. Ia langsung menunjukkan keseriusan dan ambisi dalam menatap musim baru bersama skuad asuhan coach Imran Nahumarury.

“Suatu kebanggaan bagi saya untuk bisa bergabung bersama Malut United. Mari kita fokus menatap Liga 1 musim depan,” kata Yakob usai membubuhkan tanda tangan di atas kertas kontrak.

Antusiasme juga tampak dalam diri Yance setelah merampungkan proses penandatangan kontrak. “Saya siap berjuang di rumah baru, Malut United,” ujarnya.

Yakob dan Yance, dua pemain kelahiran Kepulauan Yapen, Papua, telah membuktikan eksistensi mereka lewat penampilannya di Liga 1.

Dalam perjalanan karier profesional, Yakob dan Yance mulai berduet bersama ketika keduanya membela PSM Makassar. Mereka tercatat sudah bermain bersama dalam 74 pertandingan sejak 2021.

Secara individu, Yakob yang bermain untuk PSM lebih dulu (sejak 2020) sudah mencatatkan 25 gol dan 16 assist dari 105 penampilan di semua kompetisi termasuk Piala AFC. Sementara Yance, yang bergabung dengan skuad Juku Eja sejak 2021, memiliki catatan 7 gol dan 8 assist dari 94 laga.

Penampilan impresif Yakob dan Yance di level klub berhasil membawa mereka ke tim nasional. Yakob mengawali kiprah Sayuri bersaudara di timnas Indonesia saat menjalani debut dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2022 kontra Vietnam, 7 Juni 2021.

Setelah itu, Yance melengkapi duet Sayuri bersaudara di level timnas ketika bermain melawan Burundi dalam rangkaian FIFA Matchday Maret 2023. Yakob dan Yance bermain bersama sebagai starter dalam laga yang berakhir dengan skor 2-2 tersebut.

Pencapaian Yakob dan Yance di level klub hingga tim nasional merupakan hasil perpaduan antara bakat dan kerja keras. Mereka terus berkembang sejak kali pertama memulai karier di Liga 3.

Yakob mengawali karier dengan bermain untuk Persemi Mimika dan Persewar Waropen pada 2018. Bakat winger lincah yang akrab disapa Yasa ini ditemukan oleh senior sekaligus legenda sepak bola asal Papua, Eduard Ivakdalam.

Tak butuh waktu lama bagi Yakob untuk menembus kasta tertinggi setelah mengawali karier di Liga 3. Ia langsung direkrut oleh salah satu klub peserta Liga 1, Barito Putera, pada 2019.

Setelah pindah ke PSM, barulah Yakob bisa berduet dengan Yance yang juga sempat memulai karier di Liga 3 bersama Persemi Mimika. Sederet cerita manis telah mereka ukir bersama PSM, salah satunya menjadi juara Liga 1 2022-2023.

Kini, kebersamaan Sayuri bersaudara akan berlanjut di klub kebanggaan masyarakat Maluku Utara dan Maluku, Malut United. Yakob dan Yance siap memberikan upaya maksimal di setiap penampilan untuk membantu Malut United bersaing di kasta tertinggi.

—-

Penulis: Tim cermat

Editor: Ghalim Umabaihi

redaksi

Recent Posts

Sekolah di Taliabu Alami Kebakaran, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta

Sebanyak tiga ruang kelas di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kawalo, Kecamatan Taliabu Barat, Kabupaten Pulau…

19 jam ago

Rehab Gedung Polsek Mangoli Barat Terkendala Status Lahan, Ini Kata Kapolres

Gedung Polsek Mangoli Barat, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, hingga kini belum memperoleh anggaran rehabilitasi…

19 jam ago

Eks Kades dan Bendahara di Sula Ditahan, Diduga Korupsi Dana Desa Rp231 Juta

Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Sula, Maluku Utara, resmi menahan mantan Kepala Desa Lekokadai berinisial AL…

21 jam ago

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, BPS Malut Jamin Kerahasiaan Data

Badan Pusat Statistik (BPS) Maluku Utara memastikan data yang dikumpulkan dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE)…

23 jam ago

Putri Malu-Ku

Oleh: WDGafoer  “Pulaskah tidurmu malam ini, Putri Malu-Ku?” Apakah mimpimu masih tentang aku atau kita…

1 hari ago

Harganas, Bupati Morotai Serukan Penguatan Keluarga Hadapi Tantangan Zaman

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Morotai, Maluku Utara, resmi memperingati Hari Keluarga Nasional atau Harganas ke-33…

1 hari ago