Suasana konferensi pers Partai Garuda usai mengajukan berkas 30 bacaleg DPRD Ternate ke KPU. Foto: Istimewa
Pesta demokrasi Pemilihan umum (Pemilu) 2024 tinggal beberapa bulan lagi. Tahapan demi tahapan satu persatu telah dilalui oleh partai politik yang dinyatakan lolos oleh KPU RI per 24 Oktober 2022.
Partai Gerakan Perubahan Indonesia (Garuda) menjadi salah satu partai pendatang baru yang untuk kali kedua mengikuti pemilu setelah periode 2019.
Di Kota Ternate, partai yang dideklarasikan pada 16 April 2015 ini menargetkan 1 kursi DPRD di setiap dapil.
“Partai Garuda menargetkan 4 kursi untuk DPRD Ternate, yang di mana setiap dapil harus 1 kursi,” ucap Al Akbar Muhammad Dal usai mengajukan berkas 30 bacaleg DPRD Kota Ternate ke KPU, Ahad, 14 Mei 2023.
Akbar bilang, pihaknya telah mempersiapkan kekuatan, skema dan taktik untuk menghadapi pemilu 2024 mendatang.
“Garuda sangat siap dalam menghadapi pemilu di 2024 nanti. Maka seluruh kekuatan dan mesin penggerak partai akan dikerahkan secara total,” bebernya.
Akbar menambahkan, formasi bacaleg yang disusun itu, merupakan formasi terbaik yang dimiliki Garuda dan sudah sangat teruji untuk masyarakat Kota Ternate. Karena itu, pihaknya sangat optimis dengan target yang akan dicapai.
“Ada figur-figur muda potensial yang kami dorong nanti. Mereka adalah kader-kader terbaik yang sudah teruji secara kapasitas, kapabilitas, dan ketokohan mereka di masyarakat,” pungkasnya.
——-
Penulis: Muhammad Ilham Yahya
Editor: Ghalim Umabaihi
Upaya Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Ake Gaale akhirnya berbuah hasil—mengakhiri krisis air bersih selama 20…
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Taliabu, Maluku Utara, akan meninjau lima lokasi penambangan pasir dan batuan…
Kawasan wisata Pantai Sulamadaha, Kota Ternate, resmi menjadi Kawasan Siap QRIS. Bank Indonesia (BI) Maluku…
Partai Gerindra menyatakan mematuhi keputusan badan kehormatan (BK) DPRD Kota Ternate terkait pemberhentian Nurjaya Hi…
Jaksa Agung RI ST Burhanuddin resmi melantik Roberthus Melchisedek Tacoy sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati)…
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara mengklaim angka kemiskinan pada Maret 2026 sebesar 5,59 persen mengalami…