News

Steward: Saya tidak Akan Terima Gaji Jika Terpilih

Kampanye SMART, Paslon nomor urut 2 Steward Soentpiet dan Maskur A. Tomagola membuat warga bersemangan untuk membangun Halmahera Utara, Maluku Utara, ke depan. Sebab, bagi warga, program yang disampaikan paslon ini, pun sudah dilakukan, apalagi jika terpilih nanti, maka sistem pemerintahan akan sejalan dengan kebutuhan warganya.

“Potensi wisata yang luar biasa seperti air terjun, pegunungan, pantai pasir panjang dan juga telaga di desa Ruko dan Kokotajaya bisa dilihat (berkembang) ketika SMART terpilih memimpin Halmahera Utara,” ungkap salah satu warga Desa Ruko, saat kampanye SMART, Senin, 30 September 2024.

Steward, saat orasinya, banyak memaparkan pengelolaan ekonomi desa pada sektor pertanian dan nelayan. Hingga bagaimana mengelola komoditas unggulan seperti pala, ubi, hingga membuat tempung tapioka.

Bahkan, Steward dengan tegas mengatakan ia tidak akan menerima gaji jika terpilih. Hal itu untuk menunjang perekonomian daerah.

“Saya ingin berjuang bersama warga. Saya tidak akan menerima gaji jika terpilih. Ini demi menunjang perekonomian daerah,” tegas Steward.

Steward pun memaparkan bagaimana mengelola pariwisata berkelanjutan. Dalam 8 program prioritas SMART, juga menjelaskan tentang membangun desa adat hingga pengelolaan pariwisata berbasis kearifan tempatan.

Sementara itu, Calon Wakil Bupati Maskur A Tomagola memaparkan perhatian serius terkait kesehatan ibu dan anak juga Ekonomi Kerakyatan, yang masuk dalam program prioritas SMART.

Maskur pun menyampaikan program pendidikan dan pergerakan literasi. Saat ini, ia tengah bererak untuk mendisdribusikan ribuan buku ke kurang lebih 20 komunitas literasi dan perpustakaan yang ada di desa-desa. Juga bantun operasional pengelolaannya.

“Ada bantuan dari Perustakaan Nasional, yang saya tangani. Setiap komunitas dan perpustakaan mendapatkan 1000 buku, untuk tahun ini. Rerata, jenis buku cetak untuk cerita anak,” ungkap Cecep, sapaan Akrab Maskur.

“Program ini juga berkolaborasi dengan Kantor Bahasa dalam penguatan komunitas penggerak literasi di Maluku Utara. Dimana wujud programnya yaitu Komunitas mendapatkan bantuan dana sebesar 50 juta. Untuk Maluku Utara ada 6 komunitas penggerak literasi yang mendapatkan program tersebut,” kata Cecep, ketua Forum Taman Bacaan masyarakat Maluku Utara.

redaksi

Recent Posts

Sekolah di Taliabu Alami Kebakaran, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta

Sebanyak tiga ruang kelas di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kawalo, Kecamatan Taliabu Barat, Kabupaten Pulau…

16 jam ago

Rehab Gedung Polsek Mangoli Barat Terkendala Status Lahan, Ini Kata Kapolres

Gedung Polsek Mangoli Barat, Kabupaten Kepulauan Sula, Maluku Utara, hingga kini belum memperoleh anggaran rehabilitasi…

16 jam ago

Eks Kades dan Bendahara di Sula Ditahan, Diduga Korupsi Dana Desa Rp231 Juta

Kepolisian Resor (Polres) Kepulauan Sula, Maluku Utara, resmi menahan mantan Kepala Desa Lekokadai berinisial AL…

18 jam ago

Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, BPS Malut Jamin Kerahasiaan Data

Badan Pusat Statistik (BPS) Maluku Utara memastikan data yang dikumpulkan dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE)…

20 jam ago

Putri Malu-Ku

Oleh: WDGafoer  “Pulaskah tidurmu malam ini, Putri Malu-Ku?” Apakah mimpimu masih tentang aku atau kita…

21 jam ago

Harganas, Bupati Morotai Serukan Penguatan Keluarga Hadapi Tantangan Zaman

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Morotai, Maluku Utara, resmi memperingati Hari Keluarga Nasional atau Harganas ke-33…

21 jam ago