News

Tim Pembentukan Forum Magister-Doktor Halmahera Timur Resmi Ditunjuk

Langkah strategis diambil oleh para akademisi dan intelektual asal Kabupaten Halmahera Timur. Melalui rapat virtual yang digelar Rabu malam, 7 Januari 2025, putra-putri terbaik daerah sepakat membentuk Tim Percepatan Pembentukan Forum Magister dan Doktor Kabupaten Halmahera Timur.

Pertemuan yang berlangsung mulai pukul 20.40 WIT ini dihadiri puluhan peserta terdiri dari alumni magister, doktor, serta mahasiswa pascasarjana yang menempuh studi di dalam maupun luar negeri

Dalam rapat tersebut, forum secara mufakat menunjuk tim kerja untuk mempersiapkan musyawarah besar pertama. Struktur tim percepatan tersebut adalah Julkarnain Rajak yang dipercaya sebagai ketua, kemudian Sekretaris Irjan Hi Anas dan Bendahara Nurafni Lule.

Ketua Tim Terpilih, Julkarnain Rajak, menjelaskan bahwa forum ini lahir dari kesadaran kolektif untuk mengawal pembangunan daerah, terutama di sektor pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.

“Kami disepakati oleh rekan-rekan magister, senior-senior doktor, hingga mahasiswa S2 dan S3 untuk mempersiapkan segala kebutuhan menuju musyawarah pertama. Forum ini akan dibentuk secara formal melalui mekanisme organisasi yang legal,” ujar Julkarnain.

Ia menambahkan, ada tiga agenda besar yang menjadi fokus utama forum ini ke depan: pengawalan anggaran, berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk mengawasi alokasi anggaran studi S1, S2, dan S3 agar tepat sasaran.

Kemudian Pendirian Perguruan Tinggi: Mendorong dan mengawal berdirinya kampus di Halmahera Timur sebagai solusi atas melimpahnya kekayaan sumber daya alam (SDA) yang harus dikelola oleh SDM lokal yang mumpuni.

Embrio Pemikiran Baru: Menjadi wadah bagi para akademisi untuk memberikan kontribusi pemikiran dan inovasi dalam pembangunan Halmahera Timur.

Julkarnain menegaskan bahwa tim percepatan akan segera melakukan koordinasi dan kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur dalam waktu dekat.

“Insyaallah, forum akademisi ini akan menjadi embrio pembaruan pemikiran. Di tengah kekayaan alam Haltim yang melimpah, kehadiran kaum intelektual sangat krusial untuk memastikan kolaborasi pembangunan berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas manusia,” tutupnya.

redaksi

Recent Posts

Serahkan Berkas ke Jaksa, Polres Halut Tuntaskan Kasus Bos Tambang Emas Ilegal Haji Bolong

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Halmahera Utara resmi menuntaskan penanganan kasus dugaan Penambangan Emas Tanpa…

16 jam ago

Anjas Taher Ambil Formulir, Bursa Ketua Golkar Maluku Utara Kian Kompetitif

Dinamika politik internal Partai Golkar Maluku Utara mulai menghangat. Salah satu kandidat kuat Ketua DPD…

2 hari ago

9 Bulan Tidak Nafkahi Istri, Sekda Morotai Dilaporkan atas Dugaan Pelanggaran Disiplin ASN

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pulau Morotai, Muhammad Umar Ali, dilaporkan oleh istrinya berinisial L ke…

2 hari ago

Dorong Desa Mandiri, NHM Dukung Budidaya Ikan Nila Modern di Kao Barat

Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus diwujudkan melalui pemanfaatan potensi lokal di berbagai daerah. Di…

2 hari ago

Menghapus Stigma: Daruba Bangkit Lewat Generasi Muda

Oleh: Aswan Kharie, Jurnalis cermat Saya lahir dan besar di Desa Daruba, Pulau Morotai, Maluku…

2 hari ago

Pentingnya Mempercepat Pembangunan KEK Pulau Morotai

Anggota DPRD Pulau Morotai, Maluku Utara, Moh Akbar Mangoda, menilai Kawasan Ekonomi Khusus atau KEK…

2 hari ago