News

Turnamen Gawang Mini, Cara Pemuda Kalumata Bangun Silaturahmi Antarwarga

Calon Wakil Wali Kota Ternate, Makmur Gamgulu, resmi menutup kegiatan Turnamen sepakbola Gawang Mini antar RT di Kelurahan Kalumata, Ternate Selatan, pada Minggu, 1 September 2024.

Dalam acara penutupan itu, Makmur didapuk Panitia untuk menyerahkan hadiah dan bonus kepada Jawara turnamen. Dalam sambutannya, ia mengatakan sepak bola merupakan wahana pemersatu bagi masyarakat.

“Dalam sepakbola itu tidak ada kasta, maupun kelas, semua kalangan datang dalam kapasitas yang sama, yaitu sama-sama sebagai penonton dan penikmat jalannya pertandingan,” ucapnya.

Karena itu, ia menyayangkan ketidakhadiran pemerintah kelurahan di acara puncak turnamen yang digalakkan Pemuda Kalumata tersebut. “Dalam hajatan yang melibatkan masyarakat ini, penting hadirnya pemerintah kelurahan,” ujarnya.

Menurutnya, Kalumata memiliki potensi lahan bebas di kawasan bagian pesisir yang cukup luas. Kawasan ini, menurut ia, bisa digunakan untuk membangun rumah sakit, bangunan toko, hingga lapangan futsal.

“Ini bisa kita bangun jika saya dan Pak Sahril Abdurrajak terpilih sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Ternate. Masyarakat bisa datang dan diskusikan langsung mau bangun apa, asalkan tidak bertentangan dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW),” beber Makmur.

Terpisah, Panitia Turnamen Arfan Arahman, mengatakan turnamen itu selain menyongsong HUT kemerdekaan RI ke-79 Tahun, juga untuk menyambung silaturahmi di masyarakat. Sebab menurut ia, hajatan demokrasi yang sudah di depan mata yakni Pilkada 2024, masyarakat akan sangat rentan dengan konflik atau berpotensi terpecah belah.

“Maka dari itu, saya kira melalui turnamen ini bisa mencairkan masyarakat dan lebih mengikat emosi sesama masyarakat. Semangat ini yang kami bawa untuk mengkonsolidasikan kegiatan ini di masyarakat hingga ke Pemerintah Kelurahan Kalumata,” ungkap Arfan.

Disentil terkait ketidakhadiran Pemerintah Kelurahan dalam acara penutupan, Arfan menolak berkomentar banyak. “Pemerintah Kelurahan sudah kami undang, namun soal ketidakhadirannya, kami tidak bisa memberi justifikasi, tetapi mungkin karena berhalangan saja,” tandasnya.

Sementara, Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga, Pemuda Kalumata, Dicki Candra, juga mengatakan hal sama. Ia bilang turnamen ini digagas oleh Ikatan Pemuda Kelurahan Kalumata sejak awal tahun 2024.

“Kami sudah rancang di awal tahun, dan masuk dalam agenda kerja bidang saya,” akui Dicki.

Ia bilang turnamen gawang mini antar RT di Kelurahan Kalumata ini merupakan yang perdana.

“Ini mungkin yang pertama kalinya dibikin jadi masih banyak kekurangan. Insya Allah diagendakan lagi di tahun-tahun akan datang, kita akan maksimalkan,” pungkas Dicki

Adapun total bonus dalam Turnamen Gawang Mini ini sebesar Rp 5 juta rupiah. Di mana, juara 1 diraih oleh RT 010 dengan bonus sebesar Rp 2 juta, RT 09 juara 2  dengan bonus senilai Rp1,5 juta, dan juara 3 dari RT 03 dengan bonus Rp 1 juta. Sedangkan RT 11 mendapat juara 4 dengan bonus sebesar Rp 500 ribu rupiah.

redaksi

Recent Posts

Menbud Fadli Zon Dukung Pengembangan Museum Alfred Russel Wallace di Ternate

Menteri Kebudayaan (Menbud) Fadli Zon mengaku berkomitmen mendorong penguatan sektor kebudayaan daerah, termasuk dukungan terhadap…

9 menit ago

Heboh Undian Berhadiah Mobil hingga Umrah, Bank Maluku-Malut: Itu Hoaks

Bank Maluku-Malut di Pulau Taliabu membantah adanya iklan undian berhadiah mobil hingga umrah yang heboh…

40 menit ago

Hadiri Pelepasan Jemaah Umrah, Sekda Ternate: Momentum Baik di Bulan Ramadan

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Rizal Marsaoly, resmi melepas keberangkatan jemaah umrah dari Travel Samira,…

1 hari ago

Polairud Polda Malut Limpahkan 2 Tersangka Kasus Bom Ikan ke Kejari Halmahera Tengah

Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Maluku Utara resmi menyerahkan dua tersangka kasus dugaan…

1 hari ago

Bersepakat Damai, Polisi Hentikan Kasus Laka Maut di Loloda Utara

Kasus kecelakaan lalu lintas yang melibatkan satu unit truk operasional PLN dan sepeda motor di…

1 hari ago

Bahasa Daerah Pulau Taliabu Resmi Masuk Kurikulum Sekolah Pada 2027

Pembelarajan bahasa daerah Pulau Taliabu akan masuk dalam kurikulum pendidikan pada 2027 mendatang. Hal itu…

1 hari ago