Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba mengatakan bantuan yang diberikan tersebut merupakan upaya pemerintah dalam mendorong perkembangan pertanian di daerah Kabupaten Halmahera Selatan. Foto: Istimewa
Sebanyak 12 kelompok tani di Kecamatan Obi, Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara menerima bantuan dari pemerintah daerah untuk meningkatkan produktivitas.
Bantuan berupa uang tunai dan alat bertani itu diserahkan langsung Bupati Halmahera Selatan, Hasan Ali Bassam Kasuba di Gedung Serba Guna Desa Laiwui, Kecamatan Obi, Rabu, 19 Juni 2024.
Bupati beserta Ketua TP PKK Kabupaten Halsel, bertemu dengan para petani yang telah berkontribusi secara positif dalam pengembangan pertanian di wilayah tersebut.
Bupati Hasan Ali Bassam Kasuba mengatakan bantuan yang diberikan tersebut merupakan upaya pemerintah dalam mendorong perkembangan pertanian di daerah Kabupaten Halmahera Selatan.
“Pemkab Halsel tetap berkomitmen para petani dapat menerima berbagai jenis bantuan untuk mendukung produktivitas pertanian mereka,” ucap Bupati.
Adapun kelompok tani yang menerima bantuan tani di antaranya adalah Siompu Jaya, Sambiki Maju, Berkah, Daun Hijau, Basudara Indah, Panjorong Indah, Mawar Merah, Sinar Kukusang, Cempaka, Baru Terbit, Baru Jaya, Daun Hijau, Basoara Indah, Bayam Hijau, dan Ake Manori.
“Semoga dengan adanya bantuan tersebut, para petani dapat terus meningkatkan produktivitas dan hasil panen mereka, sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat di sekitarnya.”
Polda Maluku Utara menegaskan personelnya tidak menggunakan peluru tajam dalam operasi pengamanan protes dan penangkapan…
Kapolda Maluku Utara Irjen Pol Arif Budiman meminta masyarakat tidak terprovokasi menyusul pengamanan sejumlah warga…
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ternate memperbaiki 75 titik penerangan jalan umum (PJU) yang mengalami gangguan…
Upaya menjaga ekosistem laut di wilayah pesisir Kota Ternate kembali dilakukan melalui penanaman terumbu karang…
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Maluku Utara kembali menerima pengaduan terkait dugaan investasi ilegal bernama Investasi…
PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) melalui program NHM Peduli kembali melakukan skrining kesehatan terhadap anak…