News

3 Saksi Kasus Pembunuhan Dibiarkan Terlantar di Pengadilan Negeri Soasio, Tidore

Tiga saksi yang dihadirkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Halmahera Timur, dibiarkan terlantar di Pengadilan Negeri (PN) Soasio, Tidore, Maluku Utara. 

Ketiga saksi ini di antaranya Weni Pekaulang, Aristiom Cinta, dan Fredy Kariawan, yang merupakan warga Dusun Tukur-tukur, Desa Dodaga, Halmahera Timur (Haltim). 

Mereka merupakan saksi dalam agenda sidang Pembuktian Penuntut Umum dengan terdakwa Alen Baikole alias Alen dan Samuel Gebe alias Samuel, atas perkara pembunuhan yang terjadi di Desa Gotawasi, Haltim. 

Pantauan cermat, ketiga saksi ini tak diberi makan sejak pagi sampai sidang selesai pada sore hari. 

Torang (kami) hanya diberi uang Rp100 ribu waktu masih di Polres Haltim, sampai di sini dari pagi torang belum diberi makan,” ungkap Aristom Cinta saat ditemui di halaman depan PN Soasio, Rabu, 5 Juli 2023. 

Aristom bilang, ia dan kedua saksi yang lain harus menempuh perjalanan panjang dari Haltim sampai ke PN Soasio, Tidore. 

“Dari Haltim torang singgah bermalam dulu di Ternate, paginya baru ke Tidore. Itu pun torang hanya minum teh, tidak dikasih makan,” tutur Aristiom, yang terlihat lesu. 

Hal yang sama juga dialami oleh Weni Pekaulang. Ia mengakui sejak pagi sampai pukul 15.40 WIT ia dan dua temannya tak dihiraukan oleh pihak Kejari Haltim. 

“Ini dari pagi belum makan, cuma batahan deng aer (Hanya bertahan/menahan lapar dan dahaga dengan cara minum air mineral) saja,” ungkap Weni. 

——

Penulis: Muhammad Ilham Yahya

Editor: Ghalim Umabaihi

redaksi

Recent Posts

Demokrat Taliabu Gelar Gerakan Langit Biru Indonesia Asri Sambut HUT ke-25

Partai Demokrat Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, menggelar aksi lingkungan bertajuk Gerakan Langit Biru Indonesia…

1 jam ago

Haknya Dipenuhi, 10 Pekerja Akhiri Perselisihan dengan PT Position

Perselisihan hubungan industrial antara 10 pekerja dan PT Position di Maluku Utara resmi diselesaikan secara…

4 jam ago

BI Catat Transaksi Nontunai di Malut Terus Meluas

Penggunaan pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Maluku Utara terus berkembang.…

1 hari ago

Seorang Pemuda Halmahera Utara Hilang di Hutan Desa Sukamaju

Seorang pemuda asal Desa Sukamaju, Kecamatan Tobelo Barat, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, dilaporkan hilang…

1 hari ago

Malut Terima Rp397,8 Miliar Dari Pusat, Berapa Jatah untuk Kabupaten/Kota?

Pemerintah pusat mengucurkan dana Rp397,8 miliar kepada Maluku Utara pada 2026. Dana yang bersumber dari…

1 hari ago

IAIN Ternate dan ICMI Malut Bersinergi Perkuat Budaya Literasi Akademik

Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate menggandeng Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Wilayah Maluku…

1 hari ago