Akademisi STAI Babussalam Sula, Andi Umaternate. Foto: Istimewa
Penemuan puluhan bungkus saset obat batuk bermerek di tempat wisata Desa Wai Ipa dan Kompleks Pekuburan China di Desa Mangon, Kepulauan Sula, mendapat tanggapan dari akademisi.
Akademisi STAI Babussalam Sula, Andi Umaternate, menyampaikan masalah penggunaan obat batuk dalam jumlah besar di tempat wisata dan kompleks perkuburan harus menjadi perhatian khusus bagi Porles Kepulauan Sula.
“Masalah ditemukan saset obat batuk bermerek ini harus menjadi perhatian khusus bagi pihak keamanan, khususnya Porles Kepulauan Sula, karena kegiatan ini sudah hampir sebulan dan meresahkan masyarakat,” ucap Andi.
“Pemda Sula khususnya Dinas Kesehatan juga agar dapat mengontrol setiap Apotik yang menjual obat tersebut dalam jumlah besar serta mendata setiap pembeli agar diketahui kegunaannya untuk apa,” tutupnya.
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Maluku Utara (Malut) mengungkap potret buram dampak industri nikel di…
Aktivitas galian C di Desa Mamuya, Kecamatan Galela, Halmahera Utara, menuai keluhan dari para pengendara.…
Polda Maluku Utara memastikan akan memberikan sanksi tegas kepada oknum anggota Brimob yang diduga terlibat…
Tanggul laut di Desa Kenari, Kecamatan Morotai Utara, Pulau Mortai, Maluku Utara jebol setelah diterjang…
Tepatnya hari ketiga Lebaran Idulfitri 1446 H, Kamis, 3 April 2025, lapangan Desa Talaga telah…
GP Ansor Pulau Morotai, Maluku Utara meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh insiden penghalangan terhadap…