Kapolda Maluku Utara bersama Wakapolda memantau proses seleksi penerimaan anggota Polri. Foto: Humas Polda
Seorang polisi berinisial Brigpol MAK ditangkap atas dugaan keterlibatan dalam praktik calo penerimaan anggota Polri di Polda Maluku Utara.
Penangkapan dilakukan oleh tim gabungan Intelmob Polda Maluku Utara dan Polda Maluku pada Sabtu, 14 Juni 2025, di Kota Ambon.
Kapolda Maluku Utara, Irjen Pol Waris Agono, membenarkan penangkapan tersebut. “Oknum tersebut sudah ditangkap di Ambon. Saat ini yang bersangkutan diamankan di sel Mapolres Ternate,” ujar Irjen Waris saat dikonfirmasi wartawan di Mapolda Maluku Utara, Senin, 23 Juni 2025.
Irjen Waris menegaskan bahwa Brigpol MAK terancam sanksi Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) jika terbukti bersalah dalam sidang kode etik Polri.
“Jika hasil sidang etik memutuskan sanksi PTDH, maka yang bersangkutan akan diberhentikan sebagai anggota Polri dan langsung kami proses secara pidana atas dugaan penipuannya,” tegasnya.
Kapolda juga menyatakan komitmennya untuk menindak tegas siapapun yang terlibat dalam praktik serupa, termasuk anggota Polri lainnya.
“Siapa pun yang terlibat akan kami tindak tegas. Tidak ada toleransi. Perintahnya jelas: PTDH dan proses hukum,” pungkasnya.
Partai Demokrat Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, menggelar aksi lingkungan bertajuk Gerakan Langit Biru Indonesia…
Perselisihan hubungan industrial antara 10 pekerja dan PT Position di Maluku Utara resmi diselesaikan secara…
Penggunaan pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Maluku Utara terus berkembang.…
Seorang pemuda asal Desa Sukamaju, Kecamatan Tobelo Barat, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, dilaporkan hilang…
Pemerintah pusat mengucurkan dana Rp397,8 miliar kepada Maluku Utara pada 2026. Dana yang bersumber dari…
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate menggandeng Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Wilayah Maluku…