Categories: News

Ansor Morotai Minta Warga Tak Terprovokasi Aksi Penghalangan di Tobelo, Tapi Pelaku Harus Diadili

GP Ansor Pulau Morotai, Maluku Utara meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh insiden penghalangan terhadap rombongan pawai takbiran di kawasan Mapolsek Tobelo, Halmahera Utara, Maluku Utara, pada Jumat malam, 20 Maret 2026.

GP Ansor Morotai menilai peristiwa tersebut sebagai tindakan provokatif yang mencederai suasana sakral umat muslim dalam menyambut hari kemenangan.

Sekretaris GP Ansor Morotai, Yustianto Hi. Aras, menegaskan bahwa aksi tersebut tidak dapat ditoleransi karena berpotensi memicu ketegangan di tengah masyarakat.

“Tindakan oknum pelaku yang melakukan penghadangan di depan Mapolsek Tobelo merupakan tindakan provokatif yang tidak bisa ditoleransi,” ujarnya, Rabu, 24 Maret 2026.

Ia bilang, aksi penghadangan yang disertai pelemparan terhadap warga yang sedang merayakan malam takbiran merupakan bentuk anarkisme yang yang tidak dapat dibenarkan.

“Kami mengecam aksi tersebut terhadap saudara-saudara kami yang sedang merayakan malam takbiran,” jelasnya.

“Ini hajatan umat muslim yang seharusnya menjadi malam kemenangan, malah berubah menjadi malam kekecewaan,” tambahnya.

Pihaknya juga meminta Kapolres Halmahera Utara bertindak cepat dan transparan dalam menangani kasus tersebut, guna mencegah munculnya spekulasi di tengah masyarakat serta menjaga situasi tetap kondusif.

“Kejadian ini tidak seharusnya terjadi, kami meminta Kapolres Halut bertindak cepat dan tramsparan dalam menangani kasus ini agar tidak menimbulkan spekulasi,’ lanjutnya.

Sebelumnya, kata dia, pihak Polres Halut telah mengamankan seorang terduga pelaku penghadangan bernama Soni Katipana untuk dimintai keterangan.

“Meski yang bersangkutan telah menyampaikan permohonan maaf secara terbuka, kami tegaskan bahwa penegakan hukup tetap harus dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang,” tegasnya.

Atas insiden itu, Ia mengimbau seluruh masyarakat Maluku Utara, khusunya di Halmahera Utara agar tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah persatuan.

redaksi

Recent Posts

Graal: Persistensi DPD RI atas RUU Daerah Kepulauan Berbuah Manis

Persistensi DPD RI atas Rancangan Undang-Undang (RUU) Daerah Kepulauan memasuki lembaran baru. Pada Kamis, 25…

10 jam ago

Jaksa Jerat Aliong Mus dengan Pasal Berlapis dalam Kasus ISDA Taliabu

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara menjerat mantan Bupati Pulau Taliabu, Aliong Mus, dengan pasal berlapis…

15 jam ago

Beragam Kegiatan Digelar Polres Taliabu Sambut HUT Bhayangkara ke-80

Polres Pulau Taliabu, Maluku Utara, menggelar serangkaian kegiatan untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara…

16 jam ago

Diperiksa sebagai Tersangka Kasus ISDA Taliabu, Jaksa Tahan Eks Bupati Aliong Mus

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara resmi menahan mantan Bupati Pulau Taliabu, Aliong Mus, usai menjalani…

16 jam ago

Buntut Piton Raksasa Teror Warga, Pemkab Taliabu Akan Gandeng BRIN Susun Sistem Mitigasi

Fenomena kemunculan ular piton raksasa di kawasan permukiman hingga menyerang warga saat berangkat ke kebun…

2 hari ago

Polisi Ungkap Motif Dugaan Pelecehan Tarian Adat Cakalele

Tim penyidik Subdit V Siber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku Utara mengungkap…

2 hari ago