Basarnas Ternate siapkan Tim berangkat ke lokasi banjir di Halmahera Barat. Foto: Humas Basarnas
Banjir di wilayah Halmahera Barat, Maluku Utara, menjadi perhatian akibat intensitas hujan. Di laporan warga, diberapa lokasi banjir hingga 3 meter.
Bahkan beberapa rumah warga rata tanah akibat banjir hingga longsor. Melihat kabar itu, Tim Rescue Kantor SAR Ternate bersiap, membagi tim menjadi 2 SRU untuk diberangkatkan ke Halmahera Barat. SRU 1 Kapal KN SAR 237 Pandu Dewanata Bergerak dari Pel. A.Yani menuju Pel. Jailolo dengan membawa peralatan guna keperluan operasi SAR.
Sementara SRU 2 menggunakan Rescue Car dan Truck Personel menuju Pel. Sidangoli kemudian akan bergerak langsung menuju lokasi banjir di Kec. Ibu. Untuk melakukan bantuan evakuasi terhadap warga yang masi terjebak banjir.
“Beberapa hari ini, hujan deras mengakibatkan terjadinya luapan sungai mengakibatkan banjir di Halmahera Barat tepatnya di Kecamatan Ibu yang melanda beberapa desa di daerah tersebut seperti kampung Cina dan Tabaru,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Ternate, Iwan Ramdani, Rabu 7 Januari 2026.
Iwan bilang, intensitas tinggi hujan terjadi sejak 6-7 Januari di Halmahera Barat. “Pada tanggal 07 Januari 2026, sekitar Pukul. 07.30 WIT, Debit air semakin tinggi yang mengakibatkan beberapa sungai meluap serta tanggul dan bronjong jebol mengakibatkan air menggenangi pemukiman warga di beberapa desa yang mengakibatkan warga terjebak,” ungkap Iwan.
“Selanjutnya warga melaporkan kejadian tersebut ke Pemerintah Daerah setempat dan selanjutnya meneruskan ke Kantor SAR Ternate dan meminta perbantuan SAR,” tambahnya.
Katanya, unsur yang terlibat ke lapangan yakni: Basarnas, BPBD Prov Maluku Utara, BPBD Halmahera Barat. TNI/POLRI, Potensi SAR lainnya dan Masyarakat Setempat.
Tarjun Hadi (53), nelayan Desa Gura, Tobelo, Halmahera Utara, Maluku Utara yang sempat dikabarkan hilang…
Penguatan infrastruktur dasar dan perlindungan kawasan permukiman dari risiko bencana terus menjadi fokus dalam pembangunan…
Komitmen mendukung program Pemerintah Provinsi Maluku Utara serta agenda pembangunan nasional di bidang perumahan dan…
Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) untuk 88 desa di Pulau Morotai, Maluku…
Tarjun Hadi (53), seorang nelayan Desa Gura, Halmahera Utara, Maluku Utara dilaporkan hilang dalam perjalanan…
Pemerintah Halmahera Utara resmi menetapkan status Tanggap Darurat akibat Intensistas hujan yang mengakibatkan bencana banjir…