News

Bawaslu Halut Temukan 2.357 Pemilih di 17 Kecamatan Belum Terdaftar

Bawaslu Halmahera Utara menemukan pemilih 2.357 yang memenuhi syarat tapi tak terdaftar. Hal itu ditemukan saat Bawaslu melakukan uji petik pasca coklit.

“Setelah kami melakukan uji petik di 17 kecamatan, hasilnya ada beberapa kategori yang kami temukan, terutama pemilih yang memenuhi syarat namun tidak terdaftar,” ujar Kordiv Hukum dan Pencegahan Bawaslu Halmahera Utara, Rusni Ibrahim, kepada cermat, Senin, 29 Juli 2024.

Rusni mengatakan, 2.357 pemilih yang tidak terdaftar itu, minus Kecamatan Galela Barat, Galela Selatan, Galela Utara, dan Loloda Utara.

Menurut Rusni, petugas Pantarli yang mencoklit itu tidak sesuai prosedur. Karena melakukan pencoklitan hanya di rumah yang bersangkutan sendiri. Selain itu, tidak menempel stiker kurang lebih 50 KK di desa Soakonora dan kota Tobelo, masih ada beberapa kecamatan lainnya.

“Olehnya itu, kami akan melakukan imbauan nantinya secara resmi kepada KPU agar dapat memastikan pemilih, TMS dan MS. Begini supaya dapat diverifikasi kembali dalam rangka dapat memaksimalkan tahapan awal dari pemutahiran daftar pemilih,” ucapnya.

Rusni menambahkan, pengawasan melekat pada uji petik pasca coklit ini, dilakukan untuk memastikan seluruh hak-hak pemilih yang memenuhi syarat, seluruhnya dapat diakomodir pada hari H pencoblosan.

“Dalam pengawasan ini pula tentu saya mengajak kepada seluruh masyarakat Halmahera Utara agar dapat berpartisipasi aktif, baik paguyuban, pemerintah desa, maupun seluruh partai politik, untuk mengawal bersama pemutahiran daftar pemilih saat ini. Sebab saat ini sisa menghitung hari kita sudah memasuki tahapan pemutahiran daftar pemilih sementara,” katanya.

—–

Penulis: Agus Salim Abas

Editor: Ghalim Umabaihi

redaksi

Recent Posts

Peran Strategis Polri dalam Pembangunan Nasional Tahun 2026: Menimbang Prestasi Institusional dan Tantangan Membangun Kepercayaan Masyarakat

Oleh: Abu Zubair Latupono, S.IP., M.M. Mahasiswa Doktoral Ilmu Manajemen Universitas Terbuka 1 Juli 2026,…

1 jam ago

Eks Bendahara Desa Wai Ipa Jadi Buron, Polisi Lanjutkan Usut Korupsi Dana Desa Rp400 Juta

Polres Kepulauan Sula, Maluku Utara, kembali melanjutkan penyidikan dugaan korupsi dana desa (DD) di Desa…

18 jam ago

Tiga Kelas SDN Kawalo Terbakar, Kemendikbud Siapkan Bantuan Revitalisasi

Tiga ruang kelas Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kawalo, Kecamatan Taliabu Barat, Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku…

19 jam ago

5 Alasan Orang Maluku Utara Gemar Berdebat Sepak Bola

Setiap daerah memiliki cara menikmati pertandingan sepak bola, tak terkecuali di Provinsi Maluku Utara. Orang Maluku…

20 jam ago

Plaza Gamalama Ternate Disiapkan Jadi Mal Pelayanan Publik

Pemerintah Kota Ternate, Maluku Utara, mulai mematangkan rencana pembentukan Mal Pelayanan Publik (MPP) dengan memanfaatkan…

21 jam ago

Kajati Sufari Bekali Peserta PBJ, Tekankan Good Governance hingga Pencegahan Korupsi di Malut

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Maluku Utara, Sufari, memberikan materi tentang penyamaan persepsi dalam penanganan persoalan…

23 jam ago