Sesi wawancara bersama BI Maluku Utara berlangsung di Gedung Dhuafa Center. Foto: Eko Pujianto/Cermat
Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Maluku Utara kini menyiapkan uang tunai sekitar Rp 933 miliar untuk menghadapi lonjakan pertukaran jelang Hari Raya Idulfitri 2026.
Kepala BI Maluku Utara, Handi Susila, menyebutkan bahwa pihaknya telah menyediakan dana ratusan miliar untuk melayani kebutuhan masyarakat.
Menurut Handi, angka ini mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya guna memastikan pelayanan di Maluku Utara berjalan optimal.
“Hingga hari kemarin, jumlah penukaran langsung sudah mencapai Rp16 miliar. Sementara itu, penukaran yang dilakukan melalui perbankan totalnya menyentuh angka sekitar Rp149 miliar,” ungkap Handi, Rabu, 4 Maret 2026.
Ia menambahkan, penyediaan modal kerja sebesar ini diharapkan dapat memudahkan masyarakat dalam mendapatkan uang layak edar (ULE) untuk kebutuhan hari raya.
Selain fokus pada peredaran uang, kata dia, BI juga terus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya sertifikasi halal bagi pelaku usaha sebagai syarat utama menembus pasar yang lebih luas dan menjaga keberlanjutan ekonomi lokal.
Kasus dugaan penganiayaan dan pengeroyokan yang menyeret oknum Kepala Desa Woekob, Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten…
Pemerintah Kota Ternate meluncurkan Program Nexus Gamalama sebagai upaya memperkuat ketangguhan masyarakat terhadap risiko bencana…
Tim Bidang Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate mulai melakukan pengumpulan data (puldata) dan pengumpulan bahan…
Polemik alokasi anggaran jaringan kanal senilai Rp40,8 miliar di Kabupaten Halmahera Timurl menjadi perhatian publik.…
Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda Laos, secara resmi membuka Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) V Maluku…
Kapolda Maluku Utara, Brigjen Pol. Arif Budiman, menegaskan audit kinerja yang dilakukan Inspektorat Pengawasan Daerah…