News

Bripda W Bantah Tuduhan Pelecehan Seksual di Ternate: Saya Difitnah

Seorang oknum anggota Polda Maluku Utara berpangkat Bripda, berinisial W, membantah tuduhan pelecehan seksual terhadap seorang wanita berinisial FK (24) yang diduga terjadi di sebuah kos-kosan di kawasan Gamayou, Kelurahan Makasar Barat, Kota Ternate.

Tuduhan terhadap Bripda W sebelumnya disampaikan oleh Yayasan Lembaga Pengkajian dan Advokasi Independen (YLPAI) Maluku Utara, yang menyebutkan bahwa FK menjadi korban pelecehan seksual oleh oknum polisi tersebut.

Menanggapi hal itu, Bripda W menegaskan bahwa hubungannya dengan FK hanya sebatas teman, dan tidak pernah ada niat atau tindakan sebagaimana yang dituduhkan.

“Saya tidak pernah bilang saya menyukai dia, apalagi mengajak pacaran. Itu tidak benar. Saya difitnah. Saya tidak memiliki perasaan apa-apa terhadap dia,” tegas Bripda W saat ditemui, Selasa, 17 Juni 2025.

Ia juga mengungkapkan bahwa peristiwa penggerebekan di kamar kos saat dirinya bersama FK diduga merupakan jebakan yang dirancang oleh pihak FK.

“Waktu kejadian, saya dan dia berada di kamar, lalu keluarganya datang dan memergoki kami. Mereka ingin saya menikahi FK, tapi saya tidak mau. Karena itu, mereka melaporkan saya ke Propam dan Ditreskrimum,” ujarnya.

Bripda W juga menyatakan bahwa FK-lah yang mengundangnya datang ke kosan malam itu. Saat tiba di lokasi, ia mengaku FK dan beberapa temannya sedang mengonsumsi minuman keras.

“Dia yang hubungi saya berkali-kali. Saat saya datang, mereka sedang minum. Saya menolak saat diajak ikut minum. Soal tuduhan pelecehan itu, saya tidak melakukannya. FK saat itu dalam keadaan mabuk,” jelasnya.

Saat ini, dua laporan telah dilayangkan oleh FK, masing-masing ke Bidang Propam dan Ditreskrimum Polda Maluku Utara. Bripda W menyatakan siap menghadapi proses hukum dan akan menempuh langkah hukum balik jika tuduhan tersebut tidak terbukti.

“Saya yakin saya tidak bersalah. Jika laporan itu tidak terbukti, saya akan melaporkannya balik,” tutupnya.

redaksi

Recent Posts

Haknya Dipenuhi, 10 Pekerja Akhiri Perselisihan dengan PT Position

Perselisihan hubungan industrial antara 10 pekerja dan PT Position di Maluku Utara resmi diselesaikan secara…

58 menit ago

BI Catat Transaksi Nontunai di Malut Terus Meluas

Penggunaan pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Maluku Utara terus berkembang.…

1 hari ago

Seorang Pemuda Halmahera Utara Hilang di Hutan Desa Sukamaju

Seorang pemuda asal Desa Sukamaju, Kecamatan Tobelo Barat, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, dilaporkan hilang…

1 hari ago

Malut Terima Rp397,8 Miliar Dari Pusat, Berapa Jatah untuk Kabupaten/Kota?

Pemerintah pusat mengucurkan dana Rp397,8 miliar kepada Maluku Utara pada 2026. Dana yang bersumber dari…

1 hari ago

IAIN Ternate dan ICMI Malut Bersinergi Perkuat Budaya Literasi Akademik

Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate menggandeng Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Wilayah Maluku…

1 hari ago

El Nino Ancam Taliabu, Pemkab Siapkan Cadangan Air dan Satgas

Pemerintah Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, mulai mengantisipasi ancaman kemarau panjang atau El Nino yang…

1 hari ago