Bupati Halmahera Selatan Hasan Ali Bassam Kasuba saat menghadiri undangan Kompas. Foto: Istimewa
Bupati Halmahera Selatan Maluku Utara, Hasan Ali Bassam Kasuba, menghadiri undangan Kompas di Jakarta, pada Selasa 23 April 2024 dengan agenda menyampaikan berbagai potensi alam dan pariwisata di Kabupaten Halmahera Selatan.
Kehadiran undangan di Kompas, Bupati termuda itu bicara soal potensi alam di Bumi Saruma, salah satunya adalah melakukan promosi pariwisata di tingkat nasional hingga internasional.
“Terima kasih Kompas.com telah memfasilitasi semuanya untuk hari ini kita Potkes di Kompas.com membahas soal promosi pariwisata di Halsel. Festival Marabose kita terus dorong agar bisa jadi agenda pariwisata tingkat nasional,” ujar Bassam Kasuba kepada sejumlah awak media usai Podcast di Gedung Kompas.
Bassam bilang, dengan adanya kegiatan Usaha Raya kompas.com ini dapat memperkenalkan potensi-potensi pariwisata di Halsel ke tingkat nasional.
“Semoga dengan adanya program ini menjadi agenda promosi potensi Halsel agar bisa dikenal lagi di seluruh Indonesia dan bisa berdampak secara langsung peningkatan pariwisatanya” jelas Bassam.
Selaku orang nomor satu di Halsel berharap bisa terus berkolaborasi dengan kompas.com. Mengenai dengan apa saja yang dibahas dan kecenderungan dalam agenda Pontes di program Usaha Raya Kompas, Bassam menyebut lebih fokus spot pariwisata dan kesiapan Festival Marabose 2024 ini.
“Iya kita lebih fokus spot parawisata di Halsel dan kesiapan festival Marabose 2024,” tandasnya.
Polres Pulau Taliabu, Maluku Utara menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) sebanyak 20 paket Sembilan Bahan Pokok…
Aktivitas galian C yang diduga ilegal di Jalan Villa Dukono, Desa Gosoma, Kecamatan Tobelo, Kabupaten…
Rumah Literia bersama Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) IAIN Ternate menggelar kelas menulis puisi bertajuk “Merangkai…
Sejumlah mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara (UNUTARA) menggelar demonstrasi di depan kampusnya, pada Selasa,…
Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara, berencana memindahkan aktivitas penyeberangan dari Dermaga Taman Kota Daruba…
Yayasan Sosial Ekologi Maluku Utara (Salawaku) meminta Polda Maluku Utara tidak menyudutkan suku nomaden yang…