Penasihat Malut United, Murry Miranda. Foto: Samsul L/cermat
Manajemen Malut United meminta masyarakat melaporkan jika terdapat calo yang menjual tiket dalam jumlah besar dan harga tak normal.
Hal ini disampaikan Manajemen Malut United buntut keresahan masyarakat yang tidak kebagian karcis masuk lantaran para calo diduga memborong tiket.
Penasihat Malut United, Murry Miranda menegaskan polemik tiket yang habis diborong para calo sudah menjadi pembahasan manajemen.
“Manajemen juga sudah membahas terkait dengan calo tiket ini,” kata Murry kepada cermat, Jumat, 27 Desember 2024.
Sejauh ini, kata dia, pihaknya memang belum mendapat kepastian adanya calo pemborong tiket yang dijual kembali guna mendapat keuntungan. Namun ia memastikan akan menindak tegas jika kedapatan.
“Jika calo tiket ini merupakan oknum yang masuk menjadi bagian melakukan pengamanan, maka manajemen akan mengambil langkah tegas dengan memberhentikan dan memproses yang bersangkutan. Kalau calo tiket adalah steward, maka pasti kita berhentikan dan proses,” ucapnya.
Irwasda Polda Maluku Utara ini meminta masyarakat Maluku Utara yang mengetahui adanya orang yang memanfaatkan situasi dengan menjadi calo tiket untuk laga home Malut United segera melaporkan ke pengaduan yang ada di stadion sehingga bisa ditindaklanjuti.
“Jika calo ini (steward) ditemukan, foto nomor rompinya karena itu akan menjadi dasar yang kuat. Tiket yang disiapkan itu 1 orang yang dapat membeli 2 saja, tidak lebih dari itu, namun jika ada yang menjual dengan jumlah yang banyak maka silahkan laporkan, karena laporan masyarakat akan membantu kita untuk menelusuri ini semua,” kata dia.
Penulis: Samsul Laijou
Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara menjerat mantan Bupati Pulau Taliabu, Aliong Mus, dengan pasal berlapis…
Polres Pulau Taliabu, Maluku Utara, menggelar serangkaian kegiatan untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara…
Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara resmi menahan mantan Bupati Pulau Taliabu, Aliong Mus, usai menjalani…
Fenomena kemunculan ular piton raksasa di kawasan permukiman hingga menyerang warga saat berangkat ke kebun…
Tim penyidik Subdit V Siber Crime Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku Utara mengungkap…
Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Kepulauan Sula menuntut tiga terdakwa kasus dugaan korupsi anggaran…