Advetorial

CSS XXIII Ternate 2025: Momentum Membangun Lingkungan yang Sehat

City Sanitation Submmit (CSS) XXIII tahun 2025 Kota Ternate, Maluku Utara resmi dibuka oleh Wakil Gubernur Maluku Utara Sarbin Sehe di Sahid Bella Hotel Ternate.

Pembukaan CSS dirangkaikan dengan deklarasi tiga daerah yakni Kota Ternate, Tidore dan Kabupaten Halmahera Barat bertema ‘Pulau Bersih, Laut Bersih’ disaksikan para kepala daerah yang menghadiri CSS XXIII.

Ketua Umum Aliansi Kabupaten/Kota Peduli Sanitasi, H M Dadang Supriatna mengatakan, CSS bukan hanya forum seremonial, tetapi wadah strategis untuk membangun komitmen dan kerja sama nyata antardaerah.

Menurutnya, sanitasi merupakan isu fundamental yang berdampak luas terhadap kesehatan masyarakat, kualitas lingkungan, hingga daya saing daerah. Karena itu, dibutuhkan sinergi antar daerah sekaligus dukungan pemerintah pusat.

“CSS ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan momentum untuk menyatukan langkah membangun sanitasi yang lebih baik. Setiap daerah memiliki pengalaman dan keunggulan yang bisa dibagikan agar menjadi solusi bersama,” ujar Dadang yang juga Bupati Bandung saat menyampaikan sambutan.

Dadang bilang, dalam mengatasi Sanitasi pemerintah daerah harus selalu melakukan inovasi-inovasi. “Terutama pada peningkatan indikator kesehatan, dan indikator ini bukan hanya kita menyiapkan rumah sakit saja. Tetapi berawal pada pola hidup sehat,” tuturnya.

Wali Kota Ternate, M. Tauhid Soleman dalam kesempatan tersebut menyampaikan, jika sanitasi merupakan salah satu pilar utama pembangunan berkelanjutan yang sangat erat kaitannya dengan kesehatan masyarakat dan kualitas lingkungan hidup.

“Melalui forum ini, kita diingatkan kembali bahwa keberhasilan pembangunan sanitasi tidak hanya bergantung pada ketersediaan infrastruktur, tetapi juga partisipasi aktif masyarakat serta inovasi yang dilakukan pemerintah daerah bersama pemangku kepentingan,” kata Tauhid.

Dengan mengusung tema ‘Sanitasi Berkelanjutan Melalui Partisipasi dan Inovasi Pengelolaan Sampah Berbasis Kota Ternate’, menurut Tauhid, sangat relevan dengan tantangan perkotaan, khususnya dalam mengatasi persoalan sampah.

“Kota Ternate sebagai tuan rumah telah memulai langkah nyata dalam menata pengelolaan sampah berbasis partisipasi dan inovasi. Ini bisa menjadi inspirasi bagi daerah lain di Indonesia,” papar Tauhid.

Tauhid menambahkan, CSS adalah momentum strategis memperkuat sinergi antar daerah untuk mempercepat pencapaian target sanitasi nasional.

“Saya percaya, melalui pertukaran ide, pengalaman, dan inovasi di forum ini, kita akan melahirkan langkah konkret mendukung agenda Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya akses air bersih dan sanitasi layak bagi semua,” pungkasnya.

Penulis: Muhammad Ilham Yahya

redaksi

Recent Posts

Kapolda Malut Luncurkan 7 Program Prioritas, Dekatkan Polri dengan Masyarakat

Kapolda Maluku Utara Irjen Pol. Arif Budiman, meluncurkan tujuh program prioritas sebagai langkah memperkuat komitmen…

9 jam ago

Enam Jabatan Eselon II Taliabu Belum Definitif, Pemkab Tunggu Restu BKN

Enam jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Taliabu, Maluku Utara, hingga…

10 jam ago

Insiden TNI-Polri di Morotai Berakhir Damai, Danyonif 822 Buka Suara

Komandan Batalyon Teritorial Pembangunan Infanteri (Danyonif TP) 822/Satria Magawe, Letnan Kolonel Inf Raju Pacilasera, memberikan…

12 jam ago

IWIP Perluas Rehabilitasi Mangrove, 36.500 Bibit Telah Ditanam di Maluku Utara

WEDA BAY — PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) memperluas program rehabilitasi mangrove di…

13 jam ago

Duduk Perkara Kasus Nurjaya Ibrahim yang Berakhir di Badan Kehormatan DPRD

Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Ternate resmi memberhentikan Nurjaya Hi Ibrahim dari keanggotaan legislatif. Keputusan…

18 jam ago

ERT NHM Matangkan Strategi Hadapi IFRC 2026 di Timika

Tim Emergency Response Team (ERT) PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) terus mematangkan kesiapan menghadapi Indonesia…

19 jam ago