Ilustrasi sebuah kapal layar dihantam cuaca buruk. Foto: WalpapperBetter
Pihak International Yacht Rally Organizer mengonfirmasi penundaan sejumlah kapal wisata ke Kepulauan Sula, Maluku Utara, pada event Sail to Indonesia 2023.
Hal itu disampaikan melalui surat yang dikeluarkan pada Jumat, 11 Agustus 2023 lalu.
Organizer Sail To Indonesia 2023, Raymond T. Lesmana yang ditunjuk Kemenparekraf menyampaikan, penundaan tersebut dilakukan karena terjadi cuaca buruk.
“Berkaitan dengan cuaca ekstrem yang terjadi saat ini akan membahayakan pelayaran mereka. Namun kami akan tetap mengantisipasi bagi peserta yang akan mencoba menuju ke Sula,” kata Raymond.
Dalam surat tersebut, ia berjanji, akan mempersiapkan program khusus untuk kunjungan Kapal Wisata Yacht ke Sula dengan memperhatikan kondisi cuaca yang ada.
“Kepulauan Sula tetap menjadi Destinasi Singgah dalam pelaksanaan acara International Yacht Rally di Indonesia,” jelasnya.
Ia juga memastikan penundaan kunjungan kapal layar ke Kepulauan Sula saat ini menjadi catatan khusus Kemenparekraf.
“Kami mempunyai beberapa program yang akan menjadikan Kepulauan Sula sebagai destinasi kunjungan kapal layar dunia, sesuai dengan visi misi Ibu Bupati Sula saat ini,” tandasnya.
———–
Penulis: La Ode Hizrat Kasim
Editor: Rian Hidayat Husni
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Maluku Utara (Malut) mengungkap potret buram dampak industri nikel di…
Aktivitas galian C di Desa Mamuya, Kecamatan Galela, Halmahera Utara, menuai keluhan dari para pengendara.…
Polda Maluku Utara memastikan akan memberikan sanksi tegas kepada oknum anggota Brimob yang diduga terlibat…
Tanggul laut di Desa Kenari, Kecamatan Morotai Utara, Pulau Mortai, Maluku Utara jebol setelah diterjang…
Tepatnya hari ketiga Lebaran Idulfitri 1446 H, Kamis, 3 April 2025, lapangan Desa Talaga telah…
GP Ansor Pulau Morotai, Maluku Utara meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh insiden penghalangan terhadap…