News

Deputi BPM BNN RI Kunker ke Maluku Utara

Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat (BPM), Badan Narkotika Nasional, (BNN) Republik Indonesia, Irjen Pol. Andjar Dewantor melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Kantor Badan Nasional Narkotika Provinsi (BNNP) Maluku Utara, Selesa, (16/11/2021).

Kehadiran Deputi BPM BNN RI untuk memberikan motivasi kepada jajaran BNNP Maluku Utara, agar bekerja lebih giat dan penuh tanggung jawab, dalam rangka pemberatasan Narkoba di Maluku Utara.

“Kunjungan kita ke sini sekaligus untuk meninjau sajauh apa kinerja, berkaitan dengan instasi maupun stakeholder tentang apa yang sudah dicapai BNNP dan BNNK,” ucap Irjen Pol Andjar.

Andjar menambahkan, Kunker ini berkegiatan dengan melakukan supervisi, untuk kegiatan dari pada pencegahan maupun pemberdayaan masyarakat.

“Program yang namanya Kabupaten/Kota tanggap ancaman narkoba, kita di sini akan melihat apa saja yang sudah dikerjakan BNNP dan BNNK berkaitan dengan program tersebut,” jelasnya.

Untuk program yang dilakukan, harus saling bersinergi baik Kementrian Pemda maupun instansi lainnya. Pada prisipnya harus betul-betul bersinergi dengan baik agar tercapai tujuan dari pada program tersebut.

“Tujuan kita untuk menciptakan Indonesia yang bersinar, sehingga mulai dibentuklah berbagai program kegiatan seperti kegiatan Desa bersinar, Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM) hal untuk meningkatkan aksesibilitas layanan rehabilitasi bagi masyatakat. Kemudian program pemberdaya masyarakat (Dayamas) untuk kabupaten/kota tanggap ancaman narkoba,” akunya.

Jenderal bintang dua ini menambahkan, saat ini pihaknya mau melihat sejauh mana, apa yang sudah dikerjakan kerena akhir tahun ini. Target kita diseluruh indonesia tahun ini ada 60 kota yang dijadikan kota tanggap ancaman narkoba.

“Yang kita hadapi adalah para bandar narkoba, sehingga dengan program tersebut dapa meningkatakan partisipasi masyarakat untuk mau tanggap terhadap ancaman narkoba,” pungkasnya.

 

redaksi

Recent Posts

Ada 1.692 Anak Tidak Sekolah di Pulau Taliabu

Pemerintah mencatat, terdapat sebanyak 1.692 Anak Tidak Sekolah (ATS) di Pulau Taliabu, Maluku Utara setelah…

8 jam ago

Kebudayaan Lokal, Fondasi Pembangunan Halmahera Tengah: Saatnya Masuk Muatan Lokal

Oleh: AGUS HI JAMAL Halmahera Tengah memiliki kekayaan kebudayaan lokal yang tidak hanya berupa benda…

9 jam ago

Cerebrum-Cerebellum!

Waktu itu, aku sedang menertawakan mereka yang sedang menertawakan sesuatu. Bulan terik berkilau menyusuri celah-celah…

9 jam ago

DLH Morotai Olah Limbah Pasar Jadi Kompos

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pulau Morotai, Maluku Utara mulai mengolah sampah organik dari pasar menjadi…

9 jam ago

Fitrawan Popa Jabat Camat Morselbar, Rio Pawane Minta Perkuat Pelayanan Warga

Muhammad Fitrawan Popa resmi menjabat sebagai Camat Morotai Selatan Barat (Morselbar) menggantikan Syamsul Bachri Y.…

9 jam ago

Jarak Pandang di Morotai Menurun akibat Kabut Asap, Nelayan Diminta Ekstra Hati-hati

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Morotai, Maluku Utara mengingatkan masyarakat, khususnya nelayan, agar meningkatkan kewaspadaan menyusul…

20 jam ago