Kepala Diskominfo Kabupaten Pulau Taliabu, Basiludin Labesi. Foto: Ijat/cermat
Dinas Kominfo Pulau Taliabu, Maluku Utara menjelaskan penyebab jaringan Telkomsel alami gangguan hampir seminggu belakang.
Kepala Diskominfo Pulau Taliabu, Basiludin La Besi menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat atas gangguan layanan tersebut.
Sebab menurutnya, gangguan yang terjadi beberapa hari ini adalah murni faktor cuaca hingga merusak kabel optik bawah laut.
“Faktor terjadinya gangguan layanan telekomunikasi disebabkan rusaknya kabel optik bawah laut, di ruas Sanana-Namlea,” kata Basiludin kepada cermat, Rabu, 5 Februari 2025.
Selain itu, sambung Basiludin, saat ini pihak Telkomsel sedang melakukan perbaikan kendala jaringan yang dimaksud.
Hasil koordinasi yang telah disampaikan bahwa jaringan Telkomsel akan stabil kembali pada tanggal 9 Februari 2025.
“Saat ini mereka sedang melakukan perbaikan, dan Insya Allah berdasarkan asumsi mereka di tanggal 9 Februari ini pekerjaan tersebut sudah bisa diselesaikan,” ujarnya.
Selain itu, dirinya meminta masyarakat Pulau Taliabu tetap bersabar hingga menunggu proses penyelesaian kendala jaringan tuntas.
Kemudian, semuanya bergantung pada kondisi cuaca yang dapat mendukung percepatan stabilitas gangguan jaringan tersebut.
“Semoga cuaca bersahabat karena arus di wilayah jaringan optik bawah laut ruas Sanana-Namlea cukup kuat, sehingga kami berharap masyarakat tetap bersabar sampai dengan pekerjaan tersebut selesai,” ujarnya.
___
Penulis: La Ode Hizrat Kasim
Polda Maluku Utara menegaskan personelnya tidak menggunakan peluru tajam dalam operasi pengamanan protes dan penangkapan…
Kapolda Maluku Utara Irjen Pol Arif Budiman meminta masyarakat tidak terprovokasi menyusul pengamanan sejumlah warga…
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ternate memperbaiki 75 titik penerangan jalan umum (PJU) yang mengalami gangguan…
Upaya menjaga ekosistem laut di wilayah pesisir Kota Ternate kembali dilakukan melalui penanaman terumbu karang…
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Maluku Utara kembali menerima pengaduan terkait dugaan investasi ilegal bernama Investasi…
PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) melalui program NHM Peduli kembali melakukan skrining kesehatan terhadap anak…