News

Dorong Peningkatan Ekonomi Lokal, Wakil Bupati Halut Luncurkan 10 Desa Wisata

Wakil Bupati Halmahera Utara, Dr. Kasman Hi. Ahmad, secara resmi meluncurkan 10 desa wisata di wilayah tersebut. Kegiatan launching ini dipusatkan di Pulau Kahino, Desa Popilo, Kecamatan Tobelo Utara, pada Rabu, 4 Juni 2025.

Adapun 10 destinasi wisata di desa yang diresmikan itu, yakni Pulau Kahino, Lina Ino, Air Panas Mamuya, Pantai Luari, Pulau Kumo, Tagalaya, Kakara, Duma, dan Telaga Paca.

Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati turut didampingi oleh sejumlah pejabat daerah, antara lain Staf Ahli Bidang Pendidikan, SDM dan Kemasyarakatan Wenas Rompis, Kepala Dinas Pariwisata Atbernimus Pasimanyeku, Kepala Dinas DP3AKB Idham Noh, Direktur PDAM Tobelo Hi. Fauji Daga, Kepala BKD Halut Efraim Oni Hendrik, Kepala Dinas Kesehatan Selpianus H. Kaya, serta Camat Tobelo Utara.

Dalam sambutannya, Dr. Kasman menyampaikan bahwa Pulau Kahino merupakan salah satu destinasi wisata yang sudah dikenal sejak beberapa tahun lalu. Kini, destinasi tersebut mulai bangkit kembali sebagai ikon pariwisata Halmahera Utara.

“Pulau Kahino ini sudah dikenal sejak lama, dan hari ini kita melihat kebangkitannya kembali. Ini adalah bagian dari identitas pariwisata Halut,” ungkapnya.

Ia bilang, destinasi wisata memiliki dampak langsung terhadap perputaran ekonomi lokal. Oleh karena itu, Pemerintah Daerah akan terus mendorong pembangunan sektor pariwisata agar potensi yang ada tidak hanya menjadi wacana, tetapi benar-benar memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan desa.

“Desa Popilo telah memulai langkah besar dengan mengembangkan potensi ini menjadi energi pembangunan. Ini akan menarik perhatian masyarakat untuk ikut serta mendukung pariwisata. Apalagi kini telah ditetapkan 10 destinasi wisata unggulan,” jelasnya.

Wakil Bupati juga mengaku masih banyak potensi pariwisata lain yang belum masuk dalam daftar 10 destinasi tersebut. Ke depan, pengembangan akan diarahkan pada sektor pariwisata maritim, alam, dan sejarah.

“Kahino adalah destinasi yang unik karena berada di sebuah pulau yang dekat dengan pemukiman warga. Nama besar Kahino akan menjadi nilai tambah tersendiri,” tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan pengembangan wisata sangat bergantung pada peran aktif masyarakat.

“Semua kembali kepada masyarakat Desa Popilo. Jika masyarakat ramah dan memberikan pelayanan yang baik kepada wisatawan, mereka pasti akan datang kembali,” pungkasnya.

redaksi

Recent Posts

Polda Malut Terima 32 Senjata Api Ilegal dan 358 Butir Amunisi dari Masyarakat

Polda Maluku Utara menerima 32 senjata api dan 358 butir amunisi yang diserahkan masyarakat secara…

9 jam ago

Pasokan Solar Terbatas, Siantan Ternate Terapkan Ganjil-Genap Plat Kendaraan

Di tengah keterbatasan pasokan solar di Kota Ternate, PT Siantan Ternate menerapkan sistem penyaluran berdasarkan…

13 jam ago

Sambut Hari Jadi Propam Polri Ke-24, Polres Taliabu Salurkan Bansos

Polres Pulau Taliabu, Maluku Utara menyalurkan Bantuan Sosial (Bansos) sebanyak 20 paket Sembilan Bahan Pokok…

22 jam ago

Dugaan Galian C Ilegal di Jalan Villa Dukono Kembali Beraktivitas, Pencopotan Garis Polisi Dipertanyakan

Aktivitas galian C yang diduga ilegal di Jalan Villa Dukono, Desa Gosoma, Kecamatan Tobelo, Kabupaten…

22 jam ago

Event TEMU 2026 Sajikan Kelas Puisi di IAIN Ternate

Rumah Literia bersama Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) IAIN Ternate menggelar kelas menulis puisi bertajuk “Merangkai…

1 hari ago

Mahasiswa UNUTARA Aksi, Soroti Mandeknya Perkuliahan hingga Hak Dosen

Sejumlah mahasiswa Universitas Nahdlatul Ulama Maluku Utara (UNUTARA) menggelar demonstrasi di depan kampusnya, pada Selasa,…

1 hari ago