Suasana foto bersama siswa dan jajaran guru SMAN 3 dengan Sultan Ternate Hidayatullah Sjah. Foto: Istimewa
Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Sultan Hidayatullah Sjah, menggelar sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan kepada siswa SMA Negeri 3 Kota Ternate, Kamis, 5 Maret 2026.
Kegiatan ini dilakukan untuk memperkuat pemahaman generasi muda terhadap nilai-nilai kebangsaan di tengah tantangan era digital.
Sosialisasi yang berlangsung di Laboratorium Biologi-Kimia SMAN 3 Ternate tersebut dihadiri puluhan siswa, jajaran dewan guru, serta perwakilan komite sekolah. Suasana kegiatan berlangsung hangat dan interaktif.
Dalam pemaparannya, Sultan Ternate ini menegaskan pemahaman mendalam terhadap 4 Pilar Kebangsaan menjadi kunci penting untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Ia menjelaskan, pilar pertama adalah Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara. Pilar kedua UUD 1945 sebagai konstitusi negara. Pilar ketiga NKRI sebagai bentuk final negara, serta Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan yang mempersatukan keberagaman bangsa Indonesia.
“Generasi muda di Kota Ternate memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi agen perubahan yang menjunjung tinggi persatuan, toleransi, serta semangat gotong royong,” ujar Sultan di hadapan para siswa.
Diskusi berlangsung dinamis. Para siswa aktif mengajukan pertanyaan kritis, mulai dari cara menghadapi isu intoleransi hingga peran generasi muda dalam menjaga persatuan bangsa di ruang digital dan media sosial.
Kepala SMAN 3 Kota Ternate, Karim Narawi, menyampaikan apresiasi atas kehadiran anggota DPD RI tersebut. Menurutnya, kegiatan ini memberikan wawasan penting bagi para siswa dalam memahami nilai-nilai kebangsaan.
“Kami berharap siswa tidak hanya memahami secara teori, tetapi juga mampu menjadi pelopor perdamaian serta mengimplementasikan nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari,” kata Karim.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan para pelajar di Maluku Utara, khususnya di Kota Ternate, mampu menyaring dampak negatif globalisasi tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia yang menjunjung tinggi persatuan dalam keberagaman.
Festival Buku Maluku Utara atau BookFest Maluku Utara 2026 resmi dibuka di kawasan Benteng Oranje,…
Tiga desa di Pulau Morotai, Maluku Utara, disiapkan menjadi lokasi pembangunan Jaringan Irigasi Air Tanah…
Sebuah gedung pertemuan lama di kawasan Morotai Selatan, Pulau Morotai, Maluku Utara, kini tampak mulai…
Pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di Provinsi Maluku Utara kembali diarahkan pada sejumlah wilayah yang…
Tim Penyidik Subdit III Tipikor Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Maluku Utara mulai mendalami…
Sherly Tjoanda, Gubernur Maluku Utara memutuskan perpanjang Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) hingga 12 September sebab,…