News

DPRD Ternate Soroti Penggunaan DAK

DPRD Kota Ternate, Maluku Utara, soroti penggunaan Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk program fisik maupun non fisik, yang menurut mereka, terkesan lambat. Hal ini, katanya, bahkan berdampak pada menyerapan DAK dan tidak mencapai target.

Ketua DPRD Kota Ternate, Muhajirin Bailussy kepada cermat, Jumat (16/9) mengatakan, hal tersebut terjadi karena adanya keterlambatan tender kegiatan fisik yang bersumber dari DAK fisik.

“Prinsipnya kami (DPRD) hanya ingatkan jangan sampai DAK tak capai target di akhiri tahun nanti,” kata Muhajirin.

Muhajirin bilang, jika itu tak mencapai target, maka akan sangat mengganggu alokasi DAK di tahun 2023 nanti. “Harapannya itu penyerapan tahun ini bisa bagus saja,” jelasnya.

Katanya. perbandingan penyerapan DAK tahun ini dengan tahun 2021 sebelumnya, Muhajirin mengaku, masih sama seperti di 2021.

“Justru kami itu sangat berharap besar dari tahun ke tahun ada perubahan-perubahan mulai dari perencanaan anggaran dan perbaikan,” akunya.

“Perubahan dari sisi perencanaan dan perbaikan itu misalnya APBD ketuk di Desember dan Februari itu sudah bisa susun perencanaan.  Sehingga Maret dan April kegiatan sudah bisa berjalan,” ujarnya..

Politisi PKB ini menambahkan, OPD tehnis seperti Dinas PUPR harus lebih banyak mengkoreksi sistem perencanaanya.

“Pemkot melalui OPD teknis seperti PUPR dan Disperkim sebelum akhir tahun semua kegiatan fisik dari DAK harus dipercepat tuntas pekerjaan di lapangan,” tambahnya.

Sementara, Wakil Ketua komisi III DPRD Kota Ternate, Hi. Fahri Bachdar, menilai belum maksimalnya penyerapan DAK di tahun ini oleh Pemkot Ternate, karena dari target DAK Rp 70 miliar lebih, saat realisasi baru mencapai Rp 18 miliar lebih.

“Kita bisa lihat saja ini hanya tinggal waktu tiga bulan saja 2022 sudah selesai, dan masih ada sekitar Rp 52 miliar DAK yang belum terpakai maka ini harus kami soroti,” tandasnya.

Dari itulah, pihaknya meminta Pemkot melalui OPD terkait yang menangani kegiatan fisik dan non fisik yang sumbernya dari DAK di tahun ini, agar bisa dipacu lagi kinerjanya.

“Jika ada kegiatan yang sudah capai 100 maka secepatnya lakukan pemeriksaan dengan dukungan data administrasi yang lengkap, agar realisasi pembayaran dana tersebut cepai tersalurkan sesuai tahapannya,” katanya.

redaksi

Recent Posts

Pansus II DPRD Ternate Finalisasi 2 Ranperda, Atur Cadangan Pangan dan Investasi Pro-UMKM

Panitia Khusus (Pansus) II DPRD Kota Ternate memfinalisasi dua Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) usulan Pemerintah…

9 jam ago

Disdik Morotai Beri Penjelasan soal Bantuan Pendidikan tak Kunjung Disalurkan

Dinas Pendidikan (Disdik) Pulau Morotai, Maluku Utara, menyampaikan penjelasan terkait sejumlah barang pengadaan berupa mobiler…

9 jam ago

Jaksa Kembali Periksa Sekda Malut, Dalami Kasus Korupsi Anggaran Mami dan WKDH

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara kembali memeriksa Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Maluku Utara, Samsuddin A.…

10 jam ago

Satgas Saber Buka Hotline Pengaduan di Malut, Awasi Harga Pangan Jelang Ramadan

Satuan Tugas (Satgas) Sapu Bersih (Saber) Pelanggaran Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan di Maluku Utara…

14 jam ago

Bantuan Pendidikan 2023 Belum Disalurkan, HMI Morotai Desak Inspektorat Lakukan Audit

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pulau Morotai meminta aparat penegak hukum dan inspektorat daerah melakukan…

15 jam ago

Rizal Marsaoly: Pers Adalah Kunci Pembangunan Negeri

Sekretaris Daerah Kota Ternate, Rizal Marsaoly, menyatakan apresiasinya terhadap peran media dalam momentum Hari Pers…

17 jam ago