Categories: News

Dugaan Pengurangan Takaran Minyakita di Morotai Mulai Terendus, Begini Modusnya

Polisi mulai mendalami dugaan pengurangan takaran minyak goreng bersubsidi jenis Minyakita di Pulau Morotai, Maluku Utara, yang mulai terendus.

Kasat Reskrim Polres Pulau Morotai, Iptu I Salim, membeberkan bahwa Minyakita yang beredar di Morotai sejak Februari 2025 jumlahnya sekitar 4.000 galon.

Setelah ditelusuri, menurut Salim, ada indikasi pengurangan takaran dari 5 liter menjadi sekitar 3,2 liter pergalon.

“Produk Minyakita yang kita temukan di lapangan, meskipun labelnya tertulis 5 liter, kenyataannya hanya berisi kurang lebih 3 liter lebih sedikit,” jelasnya, Kamis, 1 Mei 2025.

Ia bilang, modus ini mulai terendus setelah warga melapor karena curiga dengan kemasan galon yang terlihat aneh. Setelah ditelusuri lebih dalam, harga jual pergalon Rp.85.000 jauh lebih mahal dibanding harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah, yakni Rp.15.700 per liter.

“Kita sudah amankan 180 galon sebagai barang bukti. Saat ini kasusnya sudah naik sidik dan pelaku sementara masih diperiksa,” tegasnya.

Adapun toko-toko yang terseret dalam kasus ini antara lain yaitu Toko Faija, Dodola, dan Bijaksana. Salah satu dari tiga toko ini disebut berpotensi jadi tersangka.

“Perkiraan kerugian konsumen dari kasus ini kurang lebih Rp.70 juta. Itu dihitung dari 1.033 dus dikali 4 jeriken, jadi sekitar 4.132 galon yang tersebar,” tambahnya.

Salim menegaskan pihaknya akan terus mendalami apakah ini murni kelalaian atau ada unsur kesengajaan untuk mencari keuntungan lebih.

“Jika terbukti ada niat jahat, maka yang bersangkutan bakal dijerat pidana karena memperdagangkan barang tak sesuai takaran,” katanya.

redaksi

Recent Posts

Gerindra Patuhi Putusan BK DPRD, Siapkan Proses PAW Nurjaya Ibrahim

Partai Gerindra menyatakan mematuhi keputusan badan kehormatan (BK) DPRD Kota Ternate terkait pemberhentian Nurjaya Hi…

35 menit ago

Jaksa Agung Lantik Roberthus Tacoy sebagai Kajati Malut, Sufari Dipromosi ke Jamwas

Jaksa Agung RI ST Burhanuddin resmi melantik Roberthus Melchisedek Tacoy sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati)…

1 jam ago

Pemprov Klaim Kemiskinan di Malut Menurun Berkat Pengentasan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku Utara mengklaim angka kemiskinan pada Maret 2026 sebesar 5,59 persen mengalami…

5 jam ago

Pagar Dibongkar TNI AU, Warga Pemilik Lahan Lingkar Bandara Morotai Protes

Sengketa lahan di kawasan lingkar Bandara Desa Darame, Kecamatan Morotai Selatan, Pulau Morotai, Maluku Utara…

9 jam ago

Kuasa Hukum Nurjaya Ajukan Keberatan soal Putusan BK DPRD Ternate

Putusan Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Ternate yang menyatakan Nurjaya Hi Ibrahim melanggar kode etik…

9 jam ago

Kapolda Malut Luncurkan 7 Program Prioritas, Dekatkan Polri dengan Masyarakat

Kapolda Maluku Utara Irjen Pol. Arif Budiman, meluncurkan tujuh program prioritas sebagai langkah memperkuat komitmen…

23 jam ago