Pembakaran obor ela-ela di Kota Ternate. Foto: Dafa Motret
Perhelatan Festival Ela-ela yang diselenggarakan untuk menyambut Lailatul Qadar di Kota Ternate, Maluku Utara, kembali dihadirkan. Festival ini diharapkan menjadi perekat kebudayaan.
Kepala Dinas Kebudayaan Kota Ternate, Muslim Gani mengatakan, Festival Ela-Ela merupakan agenda rutin yang diselenggarakan setiap tahunnya.
“Festival Ela-ela ini sudah yang ke-15 tahun diselenggarakan setiap memasuki malam 27 Ramadan di Kota Ternate,” kata Muslim, Selasa, 25 Maret 2025.
Muslim bilang, penyelenggaraan dilakukan sebagai bentuk dari upaya menjaga tradisi dan budaya yang ada di Kota Ternate.
“Di malam tersebut masyarakat Islam Ternate menghiasi rumah-rumah mereka dengan loga-loga (obor) dan hal ini telah dilakukan sejak jaman nenek moyang dan sampai saat ini tradisi itu terus dilestarikan,” jelas Muslim.
Lebih lanjut, Muslim berharap melalui kegiatan ini dapat mengembangkan tradisi dan kebudayaan daerah serta dapat bernilai ekonomi untuk masyarakat.
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Maluku Utara (Malut) mengungkap potret buram dampak industri nikel di…
Aktivitas galian C di Desa Mamuya, Kecamatan Galela, Halmahera Utara, menuai keluhan dari para pengendara.…
Polda Maluku Utara memastikan akan memberikan sanksi tegas kepada oknum anggota Brimob yang diduga terlibat…
Tanggul laut di Desa Kenari, Kecamatan Morotai Utara, Pulau Mortai, Maluku Utara jebol setelah diterjang…
Tepatnya hari ketiga Lebaran Idulfitri 1446 H, Kamis, 3 April 2025, lapangan Desa Talaga telah…
GP Ansor Pulau Morotai, Maluku Utara meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh insiden penghalangan terhadap…