News

Gelar Musrenbang, Pemda Morotai Mulai Rancang Prioritas Pembangunan 2026

Pemerintah Daerah Pulau Morotai, Maluku Utara menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tahun Anggaran 2026 di Aula Kantor Bupati, Kamis, 10 April 2026

Kegiatan ini bertujuan untuk merumuskan arah kebijakan pembangunan daerah yang sinergis, terukur, dan berdampak langsung pada masyarakat.

Kepala Bappeda Pulau Morotai, Ahdad Hi Hasan, menjelaskan bahwa Musrenbang tahun ini diharapkan dapat menghasilkan sejumlah keluaran penting.

“Penetapan arah kebijakan, prioritas program dan kegiatan pembangunan serta plafon atau pagu dana indikatif berdasarkan bidang kewenangan atau fungsi SKPD, daftar prioritas yang sudah dipilah berdasarkan sumber pembiayaan dari APBD kabupaten, APBD provinsi, APBN, dan sumber pendanaan lainnya, serta daftar usulan kegiatan pada tingkat pemerintah kabupaten, provinsi, dan pusat,” jelasnya.

Sementara Wakil Bupati Pulau Morotai, Rio Christian Pawane, menambahkan bahwa forum Musrenbang juga menjadi ruang strategis untuk membangun perencanaan kolaboratif.

“Musrenbang ini merupakan arena strategis bagi para pihak dalam merumuskan perencanaan pembangunan secara kolaboratif dengan melibatkan tiga pilar pemerintahan, yaitu pemerintahan daerah (eksekutif dan legislatif), kalangan masyarakat, dan kalangan swasta,” ujarnya.

Lebih lanjut, Rio menyampaikan bahwa hasil yang diharapkan dari pelaksanaan Musrenbang RKPD 2026 adalah terciptanya sinergitas perencanaan antara pemerintah pusat dan daerah, serta sinkronisasi program dan kegiatan yang sesuai dengan tugas pokok dan fungsi perangkat daerah.

“Musrenbang RKPD 2026 ini juga diharapkan menghasilkan kesepakatan tentang rumusan yang menjadi masukan utama dalam memutakhirkan rancangan RKPD dan rancangan Renja OPD untuk perencanaan tahun 2026,” tambahnya.

redaksi

Recent Posts

Jaga Standar Pengelolaan Lingkungan, NHM Laksanakan Pra-Audit

PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) terus memperkuat penerapan pengelolaan lingkungan sesuai ketentuan dan regulasi yang…

31 menit ago

Balai Bahasa: Kehadiran Tambang Jadi Faktor Pergeseran Bahasa Sawai

Deru industri nikel di Halmahera Tengah, Maluku Utara, membawa perubahan hingga ke ruang bahasa. Bahasa…

1 hari ago

Penyebab Bahasa Sawai di Halmahera Tengah Makin Tergerus

Bahasa Sawai semakin kehilangan ruang penggunaannya di Halmahera Tengah, Maluku Utara. Bahasa Indonesia dan bahasa…

1 hari ago

Pilkades di Pulau Taliabu Awal Desember, Pemkab Siapkan Rp2,5 Miliar

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Taliabu, Maluku Utara menargetkan jadwal pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak…

2 hari ago

BPN akan Lakukan Pengukuran Lahan Bandara Bobong

Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kepulauan Sula, Maluku Utara dikabarkan mengunjungi Kabupaten Pulau Taliabu guna mempercepat…

2 hari ago

APBD Perubahan Ternate Tembus Rp988,83 Miliar

Pemerintah Kota Ternate mengusulkan Perubahan APBD 2026 dengan total pendapatan daerah sebesar Rp988,83 miliar, naik…

2 hari ago