News

Istri Seorang Korban Penganiayaan Datangi Polres Ternate Tuntut Keadilan

Istri korban dugaan penganiayaan dan pengeroyokan yang diduga melibatkan oknum anggota polisi mendatangi Polres Ternate, Kamis, 3 September 2026. Kedatangannya untuk meminta kejelasan mengenai perkembangan laporan yang telah dibuat sejak 21 Agustus 2026.

Laporan tersebut dibuat Jainab Mukaram, istri korban Isman Hi Abdullah, melalui SPKT Polres Ternate. Laporan itu tercatat dengan Nomor STPL/478/VIII/2026/Res Ternate terkait dugaan penganiayaan dan atau pengeroyokan.

Kasus tersebut saat ini masih dalam tahap penyelidikan.

Jainab menyebut salah satu pihak yang diduga terlibat dalam peristiwa itu merupakan anggota Polres Ternate berinisial Briptu FA alias Fahri Adam. Selain itu, ia menyebut dua nama lainnya, yakni Anugrah dan Sahril.

Menurut Jainab, dugaan penganiayaan tersebut memiliki sejumlah bukti, termasuk rekaman video dan hasil visum korban.

“Apapun alasannya tidak membenarkan. Mereka anggota polisi, tidak boleh main hakim sendiri,” kata Jainab saat ditemui bersama kuasa hukumnya, Zulvan Pratama, di depan Gedung Satreskrim Polres Ternate.

Jainab mengatakan korban telah menjalani pemeriksaan visum sebanyak dua kali. Ia berharap laporan tersebut ditangani secara transparan dan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Sementara itu, kuasa hukum Jainab, Zulvan Pratama, mengatakan pihaknya mendatangi Polres Ternate untuk meminta penjelasan terkait perkembangan laporan tersebut.

Menurut Zulvan, penyidik telah melayangkan surat pemanggilan terhadap dua pihak yang berkaitan dengan perkara tersebut.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Ternate Iptu Arif Budi Aji mengatakan laporan dugaan penganiayaan tersebut masih dalam proses penyelidikan.

“Masih dalam proses. Untuk penganiayaannya kita masih lidik, masih mencari bukti-bukti terkait dengan kejadiannya,” kata Arif saat dikonfirmasi.

Ia mengatakan penyidik masih memeriksa dan meneliti berkas serta bukti-bukti yang berkaitan dengan laporan tersebut. Karena itu, kepolisian belum dapat menyampaikan perkembangan perkara secara lebih rinci.

“Laporan penganiayaan memang masuk di kami. Kalau saya sudah baca berkasnya, baru saya tanyakan pertanyaan dan baru saya beri informasi perkembangan kasus,” ujarnya.

Arif juga membenarkan adanya proses internal terhadap anggota yang disebut dalam perkara tersebut. Namun, ia belum memberikan penjelasan lebih jauh mengenai proses internal itu.

“Kalau untuk anggota yang dilibatkan, kalau tidak salah sedang mempersiapkan sidang kode etik. Itu kaitan internalnya. Kalau internalnya saya tidak bisa jawab,” katanya.

Hingga kini, Polres Ternate masih mendalami laporan dugaan penganiayaan tersebut dengan mengumpulkan bukti dan meminta keterangan dari pihak-pihak terkait.

Status hukum pihak-pihak yang dilaporkan juga masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian.

Media ini masih berupaya mengonfirmasi anggota polisi yang disebut dalam laporan tersebut untuk mendapatkan tanggapan dan hak jawab atas tudingan yang disampaikan pelapor.

redaksi

Recent Posts

Dari Helm hingga Knalpot, Ini Sasaran Operasi Patuh Kie Raha 2026 di Morotai

Polres Pulau Morotai, Maluku Utara, resmi menggelar Apel Gabungan Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Kewilayahan Patuh…

13 menit ago

NHM Peduli Bangun Fasilitas Air Bersih untuk 105 KK di Tabanoma

Sebanyak 105 kepala keluarga (KK) di Desa Tabanoma, Kecamatan Kao Teluk, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku…

22 jam ago

Sempat Tangani Karhutla, Tim ERT NHM Siap Berlaga di Kompetisi Rescue Nasional

Tim Emergency Response Team (ERT) PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) diberangkatkan untuk mengikuti 8th Indonesian…

22 jam ago

Disdukcapil Morotai Buka Layanan Adminduk di Morotai Festival 2026

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Pulau Morotai, Maluku Utara, akan membuka pelayanan administrasi kependudukan…

22 jam ago

Jelang Reakreditasi, Dinkes Morotai Dorong 13 Puskesmas Perkuat Standar Pelayanan

Dinas Kesehatan dan Keluarga Berencana (Dinkes dan KB) Pulau Morotai melalui bidang YANKES melaksanakan monitoring,…

22 jam ago

Dugaan Kepemilikan Ganja, Remaja 17 Tahun di Morotai Diringkus Polisi

Satuan Reserse Narkoba Polres Pulau Morotai, Maluku Utara mengungkap dugaan tindak pidana narkotika jenis tembakau…

23 jam ago