Kajari Tidore Kepulauan, Sabar Evrianto Batubara, didampingi Kasi Pidsus Alex Maradentua dan Kasi Intel Didi Kurniawan Bambang. Foto: Samsul L
Kejaksaan Negeri (Kejari) Tidore Kepulauan, Maluku Utara, menjadwalkan pemeriksaan terhadap mantan Wali Kota Tidore Kepulauan, Capt. H. Ali Ibrahim.
Pemeriksaan ini terkait dugaan tindak pidana korupsi pada proyek pengadaan lampu jalan tenaga surya (solar cell) tahun anggaran 2021–2024.
Kepala Kejaksaan Negeri Tidore Kepulauan, Sabar Evryanto Batubara, saat dikonfirmasi membenarkan agenda pemeriksaan tersebut. Ia mengatakan, pihaknya telah menjadwalkan pemanggilan terhadap mantan orang nomor satu di Kota Tidore Kepulauan itu.
“Kami sudah menjadwalkan pemeriksaan. Tinggal kita lihat apakah yang bersangkutan hadir atau tidak,” ujar Sabar, Jumat, 16 Januari 2026.
Sabar menambahkan, penyidik Kejari Tidore Kepulauan telah melayangkan surat panggilan pertama kepada mantan Wali Kota dua periode tersebut. Saat ini, pihaknya menunggu proses pemeriksaan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
“Surat panggilan pertama sudah kami sampaikan. Sekarang tinggal menunggu pelaksanaan pemeriksaan,” pungkasnya.
Sebelumnya, Kejaksaan Negeri Tidore Kepulauan resmi meningkatkan perkara ini ke tahap penyidikan dengan menerbitkan Surat Perintah Penyidikan Nomor PRINT–01/Q.2.11/Fd.1/01/2026 tertanggal 9 Januari 2026. Penyidikan tersebut berkaitan dengan dugaan korupsi proyek pengadaan lampu jalan tenaga surya di wilayah Kota Tidore Kepulauan.
Kasus ini menjadi sorotan publik karena proyek solar cell tersebut diduga bermasalah dalam pelaksanaannya dan berpotensi menimbulkan kerugian keuangan negara.
Penyidik Kejari Tidore Kepulauan menegaskan komitmennya untuk mengusut tuntas perkara ini secara profesional dan transparan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Tim penyidik Bidang Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Halmahera Tengah terus mendalami kasus dugaan…
Kenaikan harga BBM non-subsidi yang diberlakukan pemerintah pusat mulai dirasakan masyarakat di Pulau Morotai, Maluku…
Kasus dugaan penganiayaan dan pengeroyokan yang menyeret oknum Kepala Desa Woekob, Kecamatan Weda Tengah, Kabupaten…
Pemerintah Kota Ternate meluncurkan Program Nexus Gamalama sebagai upaya memperkuat ketangguhan masyarakat terhadap risiko bencana…
Tim Bidang Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate mulai melakukan pengumpulan data (puldata) dan pengumpulan bahan…
Polemik alokasi anggaran jaringan kanal senilai Rp40,8 miliar di Kabupaten Halmahera Timurl menjadi perhatian publik.…