Kajati Maluku Utara bersama Gubernur Sherly dan Kapolda Waris di lingkungan Kantor Kejati di Sofifi. Foto: Toriq Humas Polda
Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Maluku Utara, Sufari, meninjau langsung kondisi Kantor Kejati Maluku Utara di Ibu Kota Sofifi yang sudah lama tidak ditempati dan kini dinilai tidak layak digunakan sebagai kantor.
Dalam peninjauan pada Kamis, 6 November 2025 itu, Kajati Sufari didampingi Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda dan Kapolda Maluku Utara Irjen Pol. Drs. Waris Agono.
“Kami datang untuk melihat langsung kondisi bangunan, apakah masih bisa ditempati atau perlu dipindahkan ke lokasi lain. Kunjungan ini murni untuk memastikan hal itu, tidak ada misi lain,” ujar Sufari.
Ia menegaskan, hasil peninjauan akan segera dilaporkan kepada Kejaksaan Agung RI sebagai bahan pertimbangan untuk langkah selanjutnya.
Menurut Sufari, kegiatan tersebut juga merupakan tindak lanjut dari kebijakan Pemerintah Daerah Maluku Utara yang mendorong seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) untuk berkantor di Sofifi sebagai ibu kota provinsi.
“Kami perlu mengetahui kondisi aktual di lapangan. Hasil peninjauan ini akan kami laporkan ke pusat untuk menjadi bahan pertimbangan strategis dan kebijakan lebih lanjut,” tambahnya.
Sementara itu, Gubernur Sherly Tjoanda mengungkapkan bahwa kondisi tanah di sekitar gedung Kejati Sofifi memang bermasalah.
“Tanahnya dulu merupakan rawa, sehingga kini mulai mengalami penurunan dan membuat bangunan tidak aman lagi digunakan. Nanti akan kita laporkan ke pusat apakah perlu dibangun kembali atau bagaimana tindak lanjutnya. Kami menunggu arahan,” jelasnya.
Sherly memastikan Pemerintah Daerah Maluku Utara mendukung upaya relokasi atau pembangunan kembali kantor Kejati Maluku Utara.
“Yang penting Kejaksaan bisa segera berkantor di Sofifi. Tentu kita akan sesuaikan dengan kondisi fiskal daerah yang saat ini masih terbatas,” tutupnya.
Polda Maluku Utara menegaskan personelnya tidak menggunakan peluru tajam dalam operasi pengamanan protes dan penangkapan…
Kapolda Maluku Utara Irjen Pol Arif Budiman meminta masyarakat tidak terprovokasi menyusul pengamanan sejumlah warga…
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ternate memperbaiki 75 titik penerangan jalan umum (PJU) yang mengalami gangguan…
Upaya menjaga ekosistem laut di wilayah pesisir Kota Ternate kembali dilakukan melalui penanaman terumbu karang…
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Maluku Utara kembali menerima pengaduan terkait dugaan investasi ilegal bernama Investasi…
PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) melalui program NHM Peduli kembali melakukan skrining kesehatan terhadap anak…