Kajari Halbar saat diberikan kesempatan bertanya dalam FGD. Pertanyaan ditujukkan kepada Margarito. Foto: Samsul/cermat
Kajari Halmahera Barat, Kusuma Jaya Bulo buka suara soal kasus dugaan korupsi pengadaan sapi kurban tahun 2021 melalui dana desa.
Hal itu disampaikan Kasuma Jaya saat menanggapi pertanyaan Pakar Hukum Tatanegara, Margarito Kamis, dalam FGD yang digelar Kejati Maluku Utara bersama Pengawasan Internal Pemerintah (APIP).
“Inspektorat ini menjadi anak buah Bupati. Yang terjadi di Halmahera Barat, saya yakin teman-teman di Maluku Utara ini sudah tahu, soal pengadaan Sapi, yang dilakukan Bupati dan Wakil Bupati,” kata Kusuma, Kamis, 14 September 2023.
Kusuma mengaku pihaknya telah menyurat resmi kepada Inspektorat Halmahera Barat, atau APIP tetapi tidak ada balasan sama sekali.
“Inspektorat yang kita kasih surat tidak ada timbal balik. Akibatnya, tidak ada juga timbal balik hukum dari APIP yang diminta oleh APH,” sesalnya.
Kusuma juga memperingatkan mengenai nota sepahaman. Kepada APIP, ia minta jangan sembarangan membaca aturan, termasuk mensosialisasi hal yang tidak benar kepada Kades-kades, karena akan menjadi benturan.
“Kejaksaan milik kita semua, membantu pemerintah, kalau disosialisasikan di bawah bikin gaduh ini yang repot,” pungkasnya.
Menanggapi hal tersebut, terutama soal pengadaan sapi, Margarito mengatakan jika pihak Kejari Halmahera Barat memiliki keyakinan yang kuat adanya penyalahgunaan anggaran daerah, maka harus disidik.
“Saya siap backup Anda (Kejari) Saya ingin melihat ada perubahan di kampung halaman saya,” tegasnya dan mengakhiri.
——–
Penulis: Samsul Laijou
Editor: Ghalim Umabaihi
Polda Maluku Utara menegaskan personelnya tidak menggunakan peluru tajam dalam operasi pengamanan protes dan penangkapan…
Kapolda Maluku Utara Irjen Pol Arif Budiman meminta masyarakat tidak terprovokasi menyusul pengamanan sejumlah warga…
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ternate memperbaiki 75 titik penerangan jalan umum (PJU) yang mengalami gangguan…
Upaya menjaga ekosistem laut di wilayah pesisir Kota Ternate kembali dilakukan melalui penanaman terumbu karang…
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Maluku Utara kembali menerima pengaduan terkait dugaan investasi ilegal bernama Investasi…
PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) melalui program NHM Peduli kembali melakukan skrining kesehatan terhadap anak…