Gedung Dhuafa Center Kota Ternate. Foto: Istimewa
Tim penyelidik Bidang Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Ternate, Maluku Utara, secara resmi melimpahkan kasus dugaan tindak pidana korupsi proses hibah gedung Dhuafa Center Kota Ternate ke Bidang Pidana Khusus.
Kasus tersebut telah ditangani Bidang Pidana Khusus, dan saat ini tim telah dibentuk untuk mulai melakukan penyelidikan.
Saat kasus masih di tahap penyelidikan di Bidang Intelijen, tim penyelidik telah melakukan pemanggilan sejumlah pihak. Termasuk dua orang pejabat Pemkot Ternate, di antaranya Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Abdullah H. M. Saleh dan Kepala Inspektorat, Rohani Panjab Mahli.
Kajari Ternate, Abdullah kepada cermat membenarkan kasus yang tengah ditangani Bidang Intelijen telah dilimpahkan ke Bidang Pidana Khusus.
“Kasus ini ditingkatkan dan diserahkan ke Bidang Pidana Khusus untuk dilakukan penyelidikan,” tegas Abdullah, Kamis, 25 Mei 2023.
Abdullah menambahkan, kasus tersebut telah mulai dilakukan penyelidikan, karena tim penyelidik telah menemukan bukti permulaan. Tim saat ini, tambah ia, telah menjadwal pemanggilan terhadap pihak-pihak yang dianggap berkompeten.
“Bukti permulaan sudah ditemukan dalam kasus ini,” pungkasnya.
———
Penulis: Samsul Laijou
Editor: Ghalim Umabaihi
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Maluku Utara (Malut) mengungkap potret buram dampak industri nikel di…
Aktivitas galian C di Desa Mamuya, Kecamatan Galela, Halmahera Utara, menuai keluhan dari para pengendara.…
Polda Maluku Utara memastikan akan memberikan sanksi tegas kepada oknum anggota Brimob yang diduga terlibat…
Tanggul laut di Desa Kenari, Kecamatan Morotai Utara, Pulau Mortai, Maluku Utara jebol setelah diterjang…
Tepatnya hari ketiga Lebaran Idulfitri 1446 H, Kamis, 3 April 2025, lapangan Desa Talaga telah…
GP Ansor Pulau Morotai, Maluku Utara meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh insiden penghalangan terhadap…