Ilustrasi pelecehan seksual. Foto: Shutterstock.
Kasus kekerasan seksual yang diduga dilakukan oknum musisi di Kota Ternate, Maluku Utara, resmi naik ke tahap penyidikan.
Hal ini setelah unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Ternate mengeluarkan surat perintah penyidikan atas kasus tersebut.
Perintah ini tertuang dalam surat dengan nomor Sp.Sidik/83.a/IX/Res.1.24./2023 Reskrim tertanggal, 4 Sektember 2023.
Dalam surat, penyidik memberitahukan bahwa setelah melalu proses penyelidikan telah ditemukannya dua bukti permulaan yang dianggap cukup.
“Bahwa benar telah terjadi Tindak Pidana Kekereasan Seksual Non Fisik, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 5 Undang-undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual,” bunyi surat perintah tersebut.
Sementara penasihat hukum pelapor dari LBH Marimoi, Fahrizal Dirhan menegaskan bahwa Polres Ternate perlu menetapkan terlapor sebagai tersangka.
Pihaknya juga mendesak agar polisi mengeluarkan surat perintah penangkapan demi kepentingan penyidikan.
“Karena ini ditakutkan pelaku akan melakukan tindak pidana yang sama, juga berpotensi menghilangkan barang bukti, serta melarikan diri,” tegas Fahrizal, Kamis, 7 September 2023.
Ia bilang, pihaknya akan mengambil langkah hukum lain untuk kepentingan korban, seperti membuat pengaduan kepada Komisi Nasional Perempuan (Komnas Perempuan) dan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).
“Agar korban bisa mendapatkan perlindungan hukum serta dapat mengakses keadilan sebagaimana mestinya,” jelasnya.
Kasihumas Polres Ternate Ipda Wahyuddin membenarkan terkait surat perintah penyidikan yang dikeluarkan oleh unit PPA Polres Ternate. “Ia benar suratnya ada,” singkat Wahyuddin.
——–
Penulis: Muhammad Ilham Yahya
Editor: Rian Hidayat Husni
Partai Demokrat Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, menggelar aksi lingkungan bertajuk Gerakan Langit Biru Indonesia…
Perselisihan hubungan industrial antara 10 pekerja dan PT Position di Maluku Utara resmi diselesaikan secara…
Penggunaan pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Maluku Utara terus berkembang.…
Seorang pemuda asal Desa Sukamaju, Kecamatan Tobelo Barat, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, dilaporkan hilang…
Pemerintah pusat mengucurkan dana Rp397,8 miliar kepada Maluku Utara pada 2026. Dana yang bersumber dari…
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate menggandeng Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Organisasi Wilayah Maluku…