Categories: News

Kejari Taliabu Minta Maaf Soal Insiden Pengusiran Jurnalis

Kejaksaan Negeri (Kejari) Pulau Taliabu, Maluku Utara, menyampaikan permohonan maaf terhadap jurnalis dan intelijen TNI-Polri soal pengusiran saat meliput aksi di kantor kejaksaan pada Senin, 01 September 2025 lalu.

Hal itu disampaikan langsung Kepala Kejari Pulau Taliabu, Nurwinardi, didampingi Kepala Seksi Intelijen, Harry Arfhan, yang dihadiri Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Polres Taliabu, Zainal Saidiman, Danramil Bobong, Mayor Infantri Kusairi, Sejumlah Junralis dan keterwakilan Intelijen TNI-Polri.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Pulau Taliabu, Harry Arfhan mengumumkan permohonan maaf atas tindakan yang ia lakukan terhadap Jurnalis dan Intelijen TNI-Polri sehingga berdampak pada ketersinggungan.

“Saya, Atas nama Harry Arfha selaku Kasi Intelijen Kejari Taliabu dan secara kelembagaan Kejaksaan Negeri Pulau Taliabu dengan ini secara resmi meminta maaf atas insiden yang saya lakukan pada aksi unjuk rasa 01 September kemarin sehingga menimbulkan ketersinggungan terhadap rekan-rekan Jurnalis dan Teman-teman Intelijen TNI-Polri,” kata Kasi Intel Kejari Pulau Taliabu Harry Arfhan kepada cermat, Kamis, 4 September 2025.

Ia mengaku, yang dilakukannya saat unjuk rasa Senin kemarin berdasarkan spontanitas dan tanpa adanya indikasi dari pihak manapun. Kemudian, dirinya juga meminta maaf atas kurangnya adab dan sikap yang baik.

“Jadi, kalau ada sikap atau kata yang kurang baik didengar, Atas nama Kasi Intelijen Kejari Taliabu meminta maaf,” ujarnya.

Sementara Kepala Kejari Pulau Taliabu, Nurwinardi menyampaikan bahwa insiden yang dilakukan Kasi Intelijen Kejari Taliabu akan menjadi bahan koreksi dan evaluasi, dan ini juga bagian dari pembelajaran lembaga Adhyaksa.

“Ini adalah koreksi buat kami, tentunya harus kami catat dan camkan, serta akan kami evaluasi diri. Selaku pimpinan, saya harap hal yang dilakukan Kasi Intelijen Kejari Pulau Taliabu tidak akan terulang lagi,” kata Kajari Pulau Taliabu, Nurwinardi kepada cermat.

Ia bilang, Jurnalis dan Intelijen TNI-Polri adalah mitra Kejaksaan. Kerena, teman-teman inilah yang mampu menyuarakan kebenaran kepada masyarakat dan publik.

“Saya atas nama pribadi dan Institusi sangat membutuhkan teman-teman Jurnalis untuk menyuarakan kebenaran. Kami berjanji akan kami evaluasi soal sikap, perilaku, dan adab yang dilakukan oleh Kasi Intelijen Kejari Pulau Taliabu,” tegasnya.

Baginya, tanpa teman-teman Jurnalis, pihaknya tidak dapat menyuarakan hal-hal kebenaran terhadap masyarakat. “Saya yakin, kita punya niat yang sama untuk membangun Pulau Taliabu yang baik kedepannya,” tutupnya.

___
Penulis: La Ode Hizrat Kasim

redaksi

Recent Posts

Duduk Perkara Kasus Nurjaya Ibrahim yang Berakhir di Badan Kehormatan DPRD

Badan Kehormatan (BK) DPRD Kota Ternate resmi memberhentikan Nurjaya Hi Ibrahim dari keanggotaan legislatif. Keputusan…

4 jam ago

ERT NHM Matangkan Strategi Hadapi IFRC 2026 di Timika

Tim Emergency Response Team (ERT) PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) terus mematangkan kesiapan menghadapi Indonesia…

4 jam ago

Tiga Tahun Perkuat Hubungan Australia-Malut, Todd Dias Akhirnya Pamit

Masa tugas Konsul-Jenderal Australia di Makassar, Todd Dias, berakhir setelah tiga tahun menjalankan diplomasi dan…

4 jam ago

Pertumbuhan Ekonomi Maluku Utara Melejit di 2026, Tertinggi di Indonesia

Ekonomi Maluku Utara kembali mencatat pertumbuhan tinggi pada 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi…

19 jam ago

Ningsi Defretes Kini Nahkodai Forum Studi Independensia

Forum Silaturahmi Independensia (FSI) memilih Ningsi Defretes sebagai Koordinator Forum Studi Independensia periode 2026-2027. Ningsi…

21 jam ago

Nyaris Bentrok Polisi Vs TNI di Pulau Morotai Jelang HUT Kemerdekaan, Ada Apa?

Ketegangan antara anggota TNI AD dari Yonif 822/Satria Magawe dan personel Polres Pulau Morotai, Maluku…

23 jam ago