Kasi Penkum Kejati Maluku Utara Richard Sinaga. Foto: Samsul Hi Laijou/cermat
Kejaksaan Tinggi (Kejati) ,Maluku Utara, meminta kepada seluruh masyarakat jika ada menjadi korban terhadap permasalahan tanah apalagi yang menyangkut mafia tanah.
Langkah Kejati Maluku Utara sesuai instruksi Kejagung RI, jika masyarakat yang merasa menjadi korban segera melaporkan pengaduan ke nomor 081914150227.
Kasi Penkum Kejati Maluku Utara Richard Sinaga mengatakan, pihaknya di instruksikan pimpinan, memerintahkan semua jajarannya terkait permasalahan mafia tanah ini
“Jadi sekiranya harus diketahui atau ada yang menjadi korban terhadap permasalahan tanah apalagi yang menyangkut mafia tanah ini agar segera melaporkan ke kita atau pengaduan yang telah disampaikan,” ucap Richard kepada di Kotor Kejati Maluku Utara, Senin (15/11/2021).
Richard menambahkan, laporan tak hanya ke nomor telepon yang tertera, tetapi bisa juga langsung di laporkan ke Kantor Kejati Maluku Utara.
“Nanti kita pelajari dan akan analisa laporannya, selanjutnya akan kita lanjutkan jika ada perbuatan melawan hukum akan kita tindak telah berlaku sebagaimana himbau pimpinan,” tegasnya.
Richard bilang, masyarakat harus menyampaikan jika menjadi korban, jangan takut dengan oknum-oknum mafia.
“Jadi himbauan kepada masyarakat sampaikan dan adukan apabila terjadi mafia tanah. Jangan takut negara ini negara hukum segala sesuatu itu ada aturan,” pungkasnya.
Kabar duka datang dari Maluku Utara. Mantan Wakil Gubernur Maluku Utara, M Al Yasin Ali,…
Gempa bumi kuat mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Sabtu, 15 Agustus 2026.…
Partai Demokrat Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, menggelar aksi lingkungan bertajuk Gerakan Langit Biru Indonesia…
Perselisihan hubungan industrial antara 10 pekerja dan PT Position di Maluku Utara resmi diselesaikan secara…
Penggunaan pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) di Maluku Utara terus berkembang.…
Seorang pemuda asal Desa Sukamaju, Kecamatan Tobelo Barat, Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, dilaporkan hilang…