Tim Kuasa Hukum AGK. Foto: Samsul
Keluarga mantan Gubernur Maluku Utara Abdul Gani Kasuba (AGK) akan mengambil langkah hukum atas pernyataan saksi Eliya Gebrina Bachmid dalam persidangan.
Dalam persidangan kasus suap ini, Eliya dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) sebagai saksi. Dalam kesaksian itu, Eliya mengungkapkan AGK sering meminta saksi untuk membawakan wanita cantik.
Pernyataan anggota DPRD terpilih dari Dapil III Kecamatan Gane dan Kepulauan Joronga, Halmahera Selatan itu, tidak diterima keluarga AGK.
“Sekarang pihak keluarga AGK sudah berunding untuk melaporkan EGB ke polisi, karena ia diduga memberikan keterangan palsu. Keluarga merasa difitnah dan mencemarkan nama baik ,” kata Kuasa Hukum AGK, Hairun Rizal, Senin 29 Juli 2024.
Hairun bilang, laporan yang akan dimasukan ke Kepolisian ini dilakukan setelah kliennya divonis majelis Hakim Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Ternate.
“Kalau dari hasil putusan, keluarga AGK sudah diskusi dan akan memberikan kuasa ke kami. Tapi kami akan tindak lanjuti setelah putusan klien kami, AGK,” tandasnya.
—-
Penulis: Samsul Laijou
Editor: Ghalim Umabaihi
Polda Maluku Utara menegaskan personelnya tidak menggunakan peluru tajam dalam operasi pengamanan protes dan penangkapan…
Kapolda Maluku Utara Irjen Pol Arif Budiman meminta masyarakat tidak terprovokasi menyusul pengamanan sejumlah warga…
Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ternate memperbaiki 75 titik penerangan jalan umum (PJU) yang mengalami gangguan…
Upaya menjaga ekosistem laut di wilayah pesisir Kota Ternate kembali dilakukan melalui penanaman terumbu karang…
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Maluku Utara kembali menerima pengaduan terkait dugaan investasi ilegal bernama Investasi…
PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) melalui program NHM Peduli kembali melakukan skrining kesehatan terhadap anak…