Zahra Yolanda Zaini Mus saat santuni janda dan anak yatim di Bobong, Pulau Taliabu, Maluku Utara. Foto: La Ode Hizrat Kasim/cermat
Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Pulau Taliabu, Maluku Utara, Zahra Yolanda Zaini Mus, memberikan santunan kepada janda dan anak yatim di Kota Bobong.
Santunan yang diberikan Zahra Yolanda Zaini Mus itu berupa 120 karung beras untuk 120 orang yang berstatus janda dan anak yatim.
Zahra yang merupakan Istri Aliong Mus ini mengatakan, santunan yang diberikan dikhususkan untuk status janda dan anak yatim.
“Santunan ini diberikan perorang sebanyak 1 karung beras dengan netto 25 kg. Diantaranya, 110 berstatus janda dan 10 berstatus anak yatim,” kata Zahra Yolanda Zaini Mus kepada cermat, Minggu, 9 Maret 2025.
Ia bilang, pihaknya akan terus berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan ketika memiliki pelimpahan rezeki dari Allah sang maha pencipta.
“Insyaa Allah, apabila kedepannya kami mendapatkan rezeki, maka akan kami berbagi lagi di tempat lain. Semoga saja santunan ini bisa bermanfaat bagi kalian yang membutuhkan dan semoga sedikit rejeki yang Kami berikan hari ini bisa meringankan kebutuhan sehari-hari,” harapnya.
Diketahui, santunan yang diberikan ketua Tim Penggerak PKK, Zahra Yolanda Zaini Mus didampingi Sekretaris Daerah (Sekda), Salim Ganiru dan sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pulau Taliabu, Maluku Utara.
___
Penulis: La Ode Hizrat Kasim
Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, mendesak pemerintah daerah bersama DPRD…
Persistensi DPD RI atas Rancangan Undang-Undang (RUU) Daerah Kepulauan memasuki lembaran baru. Pada Kamis, 25…
Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara menjerat mantan Bupati Pulau Taliabu, Aliong Mus, dengan pasal berlapis…
Polres Pulau Taliabu, Maluku Utara, menggelar serangkaian kegiatan untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara…
Kejaksaan Tinggi (Kejati) Maluku Utara resmi menahan mantan Bupati Pulau Taliabu, Aliong Mus, usai menjalani…
Fenomena kemunculan ular piton raksasa di kawasan permukiman hingga menyerang warga saat berangkat ke kebun…