Categories: News

Kontraktor Pembangunan Masjid Raya Sofifi Ungkap Muhaimin Minta Uang 1.5 Miliar

Terdakwa kasus suap, Muhaimin Syarif diduga meminta uang Rp 1,5 miliar terhadap kontraktor yang mengerjakan Masjid Raya Sofifi sebagai fee proyek.

Walaupun permintaan Muhaimin itu diketahui tidak diindahkan kontraktor dari PT. Anugerah Lahan Baru, Tasudin Daule. Hal ini diungkapkan dalam persidangan ketika dipanggil menjadi saksi.

“Saya perusahaan PT. Anugerah Lahan Baru, yang mengerjakan Masjid Raya Sofifi dengan nilai proyek pada tahun 2021 senilai Rp 47 Miliar,” jelasnya di Persidangan, Rabu, 13 November 2024.

Tasudin menambahkan, pekerjaan pembangunan masjid raya ini DP-nya cukup lama. Sehingga ia bahkan mengaku sempat ditelpon Muhaumin saat urusan pencairan uang.

“Saya ditelpon oleh orang Muhaimin, 2 sampai 3 kali, ditelpon dalam satu hari. Bahwa tagihan dicairkan kalau dicek atau giro 1 setengah miliar,” katanya

Tasudin bilang, soal pencairan anggaran, dirinya sudah memohon kepada Gubernur AGK, saat proyek pengerjaan sudah di tahap 40 persen.

“Saya ditelpon oleh seseorang, atas nama Muhaimin Syarif dan minta uang satu setengah miliar. Saya bilang gak ada uang. Saya tidak kasih, karena saya berpikir jangan sampai ada masalah dengan orang-orang,” ucapnya.

Kendati begitu, karena takut, Tasudin mengaku memberikan uang Rp 250 juta. Ia memberikan uang kepada Muhaimin karena tahu nahwa Muhaimin adalah orang dekat esk Gubernur Malut AGK.

“Pak Gubernur dan terdakwa sering mantau proyek, apalagi dekat STQ. Saya diminta oleh Pak Gubernur AGK melalui pak Husri Lelean ajudan AGK,” pungkasnya.

redaksi

Recent Posts

Polisi: Tidak Ada Peluru Tajam di Aksi Protes Warga Banemo, Halteng

Polda Maluku Utara menegaskan personelnya tidak menggunakan peluru tajam dalam operasi pengamanan protes dan penangkapan…

2 jam ago

Kapolda Malut Minta Masyarakat Tak Terprovokasi soal Pengamanan Warga di Banemo

Kapolda Maluku Utara Irjen Pol Arif Budiman meminta masyarakat tidak terprovokasi menyusul pengamanan sejumlah warga…

3 jam ago

Dishub Klaim Perbaikan 75 Titik PJU di Ternate Rampung Akhir 2026

Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Ternate memperbaiki 75 titik penerangan jalan umum (PJU) yang mengalami gangguan…

5 jam ago

Lestarikan Alam, Pertamina Tanam Terumbu Karang di Laut Jambula

Upaya menjaga ekosistem laut di wilayah pesisir Kota Ternate kembali dilakukan melalui penanaman terumbu karang…

6 jam ago

OJK Malut Terima Lagi Aduan Kerugian Investasi, 12 Warga Korban

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Maluku Utara kembali menerima pengaduan terkait dugaan investasi ilegal bernama Investasi…

6 jam ago

NHM Peduli Skrining 29 Anak dan Balita Stunting di Lima Kecamatan Halmahera Utara

PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) melalui program NHM Peduli kembali melakukan skrining kesehatan terhadap anak…

9 jam ago