Ilustrasi hasil memanah ikan. Foto: Pixabay
Seorang warga Desa Posi-posi, Pulau Morotai, Maluku Utara bernama Yernis Karatahi (49) ditemukan meninggal dunia usai dilaporkan hilang saat memanah ikan, Sabtu, 14 September 2024.
Sebelumnya, Yernis diketahui bersama rekannya, Nelwan Horosio. Keduanya keluar memanah ikan di area Batu Kopi sehari sebelumnya. Ia pun dilaporkan hilang karena tenggelam.
Kepala Desa Posi-posi Rao Junsman Makienggung mengatakan bahwa jasad korban akhirnya ditemukan sekitar 08.30 WIT usai pihak keluarga dan masyarakat melakukan pencarian.
Proses pencarian juga melibatkan berbagai pihak termasuk Danpos Pulau Rao, Kapospol Pulau Rao, Kepala Desa Posi-Posi, serta masyarakat setempat.
“Pencarian itu dilakukan secara intensif sejak Jumat sore hingga Sabtu pagi, namun baru membuahkan hasil setelah kondisi air laut mulai tenang,” tuturnya.
Dugaan sementara, kata Kades, Yernis meninggal dunia akibat tenggelam setelah tersangkut batu karang saat melakukan aktivitas memanah.
Jasad korban kemudian dibawa ke rumah duka untuk disemayamkan dan selanjutnya dimakamkan.
Junsman menambahkan kejadian ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu memperhatikan keselamatan saat melakukan aktivitas di laut, terutama saat cuaca ekstrem.
Pihak desa dan aparat setempat juga mengimbau agar warga lebih waspada dan selalu berkoordinasi dengan pihak terkait jika terjadi kejadian serupa.
GP Ansor Pulau Morotai, Maluku Utara meminta masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh insiden penghalangan terhadap…
Seorang anggota Sat Brimob Polda Maluku Utara berinisial Bripka RD alias Raihan (37) diduga melakukan…
Malut United FC terus menunjukkan keseriusannya dalam membangun fondasi sepak bola di Maluku Utara. Hal…
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara, memberikan remisi khusus Idulfitri kepada Warga…
Oleh: Agus SB* SENJA hingga jelang berbuka puasa terakhir di tanggal 20 ataupun 21…
Kapolres Halmahera Utara, Maluku Utara AKBP Erlichson Pasaribu mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak terprovokasi…