Bangunan mes karyawan tambang PT Antam di Halmahera Timur yang dilaporkan ludes terbakar. Foto: Istimewa
Mes karyawan milik perusahaan tambang PT. Antam (Tbk) di Halmahera Timur, Maluku Utara, dikabarkan ludes terbakar. Insiden ini mengakibatkan dua orang karyawan alami luka berat.
Peristiwa kebakaran Mes Gatot Kaca ini diketahui berlokasi di Komplek Perumahan PT. Antam Tbk Site Buli, Desa Geltoli, Kecamatan Maba, Halmahera Timur, pada Minggu, 15 Oktober 2024.
Cermat memperoleh informasi bahwa kebakaran disebabkan oleh korsleting aliran listrik di bagian atap lantai dua gedung asrama tersebut.
Kedua korban yang dilaporkan dalam insiden ini masing-masing adalah Warsito (42) dengan kondisi kakinya terkilir karena meloncat dari lantai dua bangunan. Ia pun saat ini dalam penanganan petugas Klinik Antam Buli.
Kemudian, Muhamad Arif (35) mengalami luka bakar di bagian kedua telapak tangan dan kaki, saat ini dirujuk ke RSUD Tobelo Halmahera Utara.
Anggota Polres Halmahera Timur sedang melakukan olah TKP buntut peristiwa tersebut. Beberapa saksi juga telah dilakukan pemeriksaan.
Kapolres Halmahera Timur AKBP Hidayatullah yang dikonfirmasi membenarkan adanya kebakaran mes karyawan PT. Antam.
“Benar ada kebakaran, saat ini anggota telah memasang garis polisi di TKP,” jelasnya mengakhiri.
Penulis: Samsul Laijou
Editor: Rian Hidayat
Kecelakaan lalu lintas melibatkan sepeda motor Kawasaki dan kendaraan berat jenis Sinotruk Howo terjadi di…
PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) terus memperkuat penerapan pengelolaan lingkungan sesuai ketentuan dan regulasi yang…
Deru industri nikel di Halmahera Tengah, Maluku Utara, membawa perubahan hingga ke ruang bahasa. Bahasa…
Bahasa Sawai semakin kehilangan ruang penggunaannya di Halmahera Tengah, Maluku Utara. Bahasa Indonesia dan bahasa…
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulau Taliabu, Maluku Utara menargetkan jadwal pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak…
Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kepulauan Sula, Maluku Utara dikabarkan mengunjungi Kabupaten Pulau Taliabu guna mempercepat…